Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen turut mengapresiasi keberhasilan empat siswanya yang berhasil melaju ke Final Safety Riding Camp 2026.
” Keberhasilan empat siswa kami menjadi finalis Safety Riding Camp 2026 merupakan kebanggaan bagi sekolah. Kami berharap mereka dapat menjadi teladan dan menginspirasi generasi muda lainnya untuk membangun budaya keselamatan berkendara melalui semangat #Cari_Aman,” ujar Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.
Pada pelaksanaan SRC 2026, seluruh finalis akan mengikuti berbagai tantangan dan pembekalan untuk memperkuat kompetensi sebagai duta keselamatan berkendara. Selain mengikuti kompetisi yang menguji pemahaman teori keselamatan berkendara, keterampilan berkendara, simulasi menggunakan Honda Riding Trainer (HRT), serta kemampuan edukasi yang dinilai oleh Astra Honda License Instructor (AHLI), para peserta juga akan mendapatkan berbagai pelatihan pendukung.
Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, Yayasan AHM terus berkomitmen memperluas manfaat edukasi keselamatan berkendara melalui pengembangan fasilitas pembelajaran dan hadirnya para duta keselamatan berkendara yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Dengan kolaborasi bersama dunia pendidikan, diharapkan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab semakin tumbuh di kalangan generasi muda.





