Singgah di Hutan De Jawatan Banyuwangi (Maxi Yamaha Virtual Touring 2021) #Part 3

Diposting pada

Setelah mengunjungi wisata kampung warna-warni (baca artikel disini…), perjalanan Maxi Yama Virtual Touring 2021 kang Majid lanjutkan dengan menyusuri wilayah selatan kabupaten Banyuwangi.

Disana kang Majid bisa mengunjungi hutan peninggalan jaman belanda yang sekarang ini ramai dikunjungi kawula muda karena destinasi ini sangat instagramable. Destinasi wisata hutan yang didalamnya banyak pohon trembesi berusia ratusan tahun ini namanya adalah De Jawatan.

Hutan De-Jawatan sempat viral di media sosial dan dikunjungi oleh banyak orang, saat itu statusnya masih menjadi tempat penimbunan kayu Perhutani. Dari semakin eksisnya hutan ini, di tahun 2008 pemerintah Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi selaku pemilik lahan resmi membuka De-Jawatan sebagai tempat wisata.

Tiket Masuk De Jawatan

Saat memasuki wisata De Jawatan, kang Majid sempat kebablasan beberapa meter. Papan lokasi informasi wisata ini hampir tidak terlihat kalau dari arah kota Banyuwangi, makanya saat kebablas saat itu kang Majid langsung buka Google Maps dan ngak taunya kebablas beberapa meter dari gerbang pintu masuk hutan. Jarak destinasi dengan jalan raya hanya beberapa meter saja, bayangan kang Majid sih jauh dari keramaian, ngak taunya dekat. Jadi mantap deh, kita ngak sampai blusukan…

Saat memasuki area De Jawatan, petugas yang sudah berjaga di kantor pengelola langsung cek suhu badan kami, setelah itu petugas memberi tiket masuk yang harus di bayar. Harga tiket masuk per orang dikenakan 6 ribu rupiah, dan 2 ribu rupiah untuk satu motor All New Yamaha Aerox 155 VVA Connected yang kang Majid kendarai. Untuk anak kecil saat itu tidak dibebankan tiket masuk, free. Sebagai catatn saja, kunjungan kang Majid saat itu merupakan hari kerja (hari Rabu).

Apa Saja Yang Bisa Dilakukan

Yang mencuri perhatian kang Majid dari destinasi ini adalah keberadaan pohon trembesi yang berusia ratusan tahun, disana ada sekitar 50 pohon trembesi besar peninggalan jaman belanda yang masih hidup. Bentuk pohon yang dibalut dengan tanaman hama menjadikan sosok pohon ini memancarkan aura magis. Jalan santai sambil menikmati keindahan pepohonan dan asrinya pepohonan menjadi poin utama yang bisa dilakukan saat berada di hutan ini.

Selain jalan santai, cara lain untuk menikmati hutan ini adalah dengan naik dokar. Ada beberapa dokar yang bisa kita sewa untuk mengelilingi hutan De Jawatan yang memiliki luas lahan 3,8 hektare. Biaya sewa dokar saat itu adalah 50 ribu rupiah. Kusir akan menemani perjalanan kita sampai kita puas menyusuri setiap penjuru hutan, bahkan saat kita mau foto-foto pak kusi akan setia menunggu sampai selesai.

Dalam perjalanan menyusuri hutan, ada banyak pohon trembesi berjajar rapih yang sangat bagus, pohon yang biasanya dibuat prewedding ada di sisi utara. Pepohonan rimbun dan berjajar menutupi langit ini menjadi favorit buat yang suka mengunggah fotonya di social media. Kemarin kang Majid lihat banyak juga aktivitas prewedding yang dilakukan dilokasi ini. Salah satu crew sempat menyapa kang Majid, ngak taunya ternyata tetangga sendiri.  Mereka dari kabupaten Mojokerto Jawa Timur, mereka dapat job foto prewedding di De-Jawatan.

Ketemu Bikers Nmax Pilot Jember

Baru saja memarkir kendaraan di depan ikon lokasi wisata, kang Majid sudah disamperi saudara satu aspal. Dari mana dia? Kebetulan teman kang Majid yang satu ini dari Jember, mereka juga touring tipis-tipis. Mereka dari salah satu komunitas NMax yang ada di Jember, komunitsnya adalah NMax Pilot Jember.

Banyak waktu dihabiskan disini, ini karena memang bagus buat foto-foto. Jepretan kang Majid paling banyak ya di De Jawatan hehehe :mrgreen: . Pergi ke sana sini, jepret sana sini, ngak tersa saat itu matahari sudah berada diatas umbun-umbun, artinya apa? Saat itu sudah waktunya sholat zuhur. Benar kan… kumandang azan dari mushollah yang ada di pojok wisata mulai terdengar…. kang Majid bergegas menunaikan kewajiban baru setelah itu gas lagi ke wisata selanjutnya yakni Wisata Pantai Marina Boom yang ada di kelurahan kampung mandar.

Perjalanan dari hutan De Jawatan ke Pantai Marina Boom berjarak 35 Km, untuk waktu tempuhnya kurang lebih 53 menitan. Antar wisata memang cukup jauh, makanya banyakan waktu habis di perjalanan hehehe. Okey sholat selesai dan gas…. sebelunya kang Majid buka dulu ya aplikasi Y-Connect, supaya motor dengan smart phone kang majid terkoneksi.

Oh iya teman teman, bagi yang belum tau, aplikasi Y-Connect ini merupakan Teknologi Comunication Control Unit (CCU) pertama di motor buatan Indonesia dan terkoneksi dengan aplikasi Y-Connect (Yamaha Motorcycle Connect) berbasis bluetooth, aplikasi ini bisa dimanfaatkan untuk melihat beberapa informasi seperti :

  • Peringkat & Jarak tempuh & ECO Riding Point
  • Membantu pengendara mengetahui kondisi Oli Mesin & Kondisi Aki
  • Menampilkan data putaran mesin, temperatur intake, dan temperatur air radiator
  • Bisa mengetahui konsumsi BBM
  • Lokasi parkir terakhir
  • Notifikasi kerusakan motor (malfungstion)
  • Notifikasi E-Mail, Telepon dan Pesan Singkat

Semua informasi diatas bisa di akses melalui aplikasi Y-Connect dan sebelumnya motor sudah dikoneksikan dengan aplikasi yang bisa di unduh di Google Play maupun App Store.

Sholat sudah, koneksikan smart phone dengan motor sudah, sekarang waktunya untuk plintir gas untuk menuju destinasi selanjutnya. Destinasi selanjutnya Pantai Marina Boom, nanti teman-teman bisa langsung melihat liputan aktivitasnya disini ya….  (cicakkreatip)

 

 

Gambar Gravatar
Saya kang Majid selaku admin sekaligus penulis di cicakkreatip.com. Blog ini kang Majid kelola secara independen, mudah mudahan semua artikel yang ada di Blog ini bisa bermanfaat bagi teman teman sekalian. Jika perlu menghubungi kang Majid bisa melalui contact ini ; WhatsApp/Telp/SMS (085 733 637 733) E-Mail (adm.cicakkreatip@gmail.com) Happy reading :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *