Sistem Injeksi saja Belum cukup Menghasilkan Pembakaran yang Sempurna Jika Tidak diImbangi dengan Pemakaian BBM Yang Baik..!!!

Diposting pada

Image

Bro da sis… Pada bingung atau pada ngantuk ketika baca judul di atas..? wkwkw :D sekedar pembahasan alakadarnya yang bisa kangbro sajikan untuk sampeyan baca, jadi mohon disimak baik baik yo…yang ngantuk boleh tidur, yang melek boleh ngangguk ngangguk sambil baca artikel yang sudah kangbro racik kali ini :D

Pembahasan ini muncul ketika dalam beberapa waktu lalu kangbro melakukan ujicoba pemakaian BBM pada motor jenis Injeksi (klik disini untuk melihat), dimana katanya pembakaran lebih sempurna jika kita pakai motor dengan teknologi atau sistem Injeksi, tenaga lebih maksimal dll. Dari semua itu emang benar apa adanya, melihat sistem injeksi kerjanya lebih akurat dibandingkan dengan sistem karburator, tetapi semua itu dibarengi dengan kata kata syarat dan ketetuan berlaku (di ketik dengan huruf kecil dan ditempatkan di pojokan wkkkk :D ).

Mengunggkit lebih lanjut…lebih jelas…dan lebih akurat, motor injeksi lebih sempurna pembakarannya jika dibadingkan dengan karburator, emang betul apa adanya itu bro…tetapi sebenarnya jika melihat hasil dari ujicoba yang kangbro lakukan wakti itu, motor injeksi dalam proses pembakarannya tidaklah bisa kita bilang pembakarnnya sempurna 100 % , dimana hal tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor terkait, diataranya pemakaian jenis BBM dan lain sebagainya.

keyless

Lah berarti kalau para ATPM menjual motor dengan iming iming bahwa motor injeksi pembakarannya SEMPURNA itu salah yo kang..? wkkkk…gmana yo, jadi ngak enak kangbro jawabnya…dikirain dukun entar main mutusin perkara  seenak’e dhewe heheheh :lool:

Image

Jika melihat hasil ujicoba yag kangbro lakukan kemarin, Kalau kangbro boleh bilang, sebenarnya benar sekali pertanyaan yang sampeyan ajukan diatas, emang betul sekali kalau motor injeksi pembakarannya tidak bisa dikatakan sempurna 100 %, tetapi lebih tepatnya dan lebih PASS-nya jika dibilang motor injeksi pembakarannya LEBIH sempurna jika dibandingkan denga sistem karburator.

Jika ada yag mengatakan pembakarannya sempurna tanpa adanya embel embel lebih sempurna disbanding dengan karburator, maka tidaklah masuk akal, soalnya melihat dari hasil ujicoba dalam pemakaian BBM yang kangbro lakukan kemarin, dalam beberapa sempel jenis BBM yang di uji, memperlihatkan kondisi kerak atau jelaga di ruang bakar yang berbeda beda dengan kondisi pengujian pada unit kendaraan bermotor yang sama.

Jadi intinya bro…pembakaran yang sempurna dalam mesin itu  banyak sekali faktor yag mempegaruhi, bukan hanya dipengaruhi oleh sistem saja, termasuk sistem injeksi. Meski sistem injeksi bisa dikatakan lebih sempurna dalam operasional engine, tetapi jangan lupa bahwa pembakaran yang sempurna dalam ruang bakar juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah BBM yang baik (termasuk kadar oktan), Oksigen yang Baik (cukup), Kompressi yang baik dan Api yag baik (percikan api busi), semua itu harus seimbang, jika salah satunya ada yang ndelewer  (kerjanya kurang maksimal) maka pembakaran tidaklah bisa dikatakan baik ataupun sempurna.

Mungkin itu saja yang bisa kangbro bagi untuk sampeyan semua, jika ada tambahan monggo diutarakan di kolom komentar… sekian dari kangbro…

salam cicak kreatip.com I By : Abd. Majid

Artikel terkait :

[display-posts offset=”7″]

Gambar Gravatar
Saya kang Majid selaku admin sekaligus penulis di cicakkreatip.com. Blog ini kang Majid kelola secara independen, mudah mudahan semua artikel yang ada di Blog ini bisa bermanfaat bagi teman teman sekalian. Jika perlu menghubungi kang Majid bisa melalui contact ini ; WhatsApp/Telp/SMS (085 733 637 733) E-Mail (adm.cicakkreatip@gmail.com) Happy reading :)

0 thoughts on “Sistem Injeksi saja Belum cukup Menghasilkan Pembakaran yang Sempurna Jika Tidak diImbangi dengan Pemakaian BBM Yang Baik..!!!

  1. punya kendaraan injeksi tp gk kuat beli pertamax, seringkali di SPBU motor 250i dan mobil baru terlihat ngisi premium, pdhl sdh ada spanduk kalo premium utk golongan gk mampu

  2. ada sedikit yang agak mengganggu saya terkait gambar besar di atas (pertama) dimana di gambar tersebut seperti ada ‘jelaga’. yang ingin saya tanyakan, apakah itu bbm campur kerak karbon..?? kalo itu memang bbm, bukannya seharusnya sudah kering karena menguap..??

    atau apakah itu oli..??

    1. nah itu bro..data gbr ini diambil pas pertama bongkar, jadi setelah copot langsung di jebret… betul komentar sampeyan, emang ada cairan seperti BBM yang tidak terbakar bro :D

  3. Pemakaian bahan bakar dengan oktan lbh tinggi yg disesuaikan dengan kompresi mgk akan lbh terasa dalam jangka panjang termasuk pada kebersihan injektor. Kalau gak salah efisiensi pembakaran justru lebih tinggi di mesin diesel daripada mesin bensin.

  4. kang saya mau tanya, padahal kompresi skitar 10,an
    tapi kenapa di permukaan sehernya yg berhadapn dgn busi lebih hitam ya.
    sedangkan bagian atas kanan masih bersih.
    1. apakah busi terlalu dingin? (sy pake iridium
    2. oktan bbm rendah? (saya selalu oplos 1:1 premium pertamax
    2. apa klep out/in ada yg bermaslah?
    setelan karbu sudah pas, busi agak merah bata. trima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.