Dorong Kemandirian Usaha yang Berkelanjutan
Sejak diinisiasi pada 2019, program pemberdayaan bengkel difabel MPM Honda Jatim telah menjangkau lebih dari 25 bengkel milik penyandang disabilitas di Jawa Timur. Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari dukungan sarana usaha, tambahan modal dalam bentuk peralatan dan suku cadang, hingga peningkatan keterampilan teknis.

“ Bantuan dan pelatihan yang diberikan sangat membantu saya dalam mengembangkan bengkel. Dari dukungan peralatan, suku cadang hingga pelatihan, semuanya memberikan manfaat untuk meningkatkan kemampuan dan pelayanan kepada konsumen. Saya berharap pendampingan seperti ini bisa terus berlanjut agar bengkel kami semakin berkembang dan mandiri,” ujar Rudi, pemilik Bengkel Inspirasi Rudi di Madiun, yang telah mendapatkan dukungan dari MPM Honda Jatim dalam beberapa tahap, termasuk bantuan pengembangan usaha dan pelatihan keterampilan teknis.
Ke depan, MPM Honda Jatim berharap program ini dapat terus berkembang dengan pendekatan pembinaan yang berkelanjutan. Tidak hanya membantu bengkel memulai usaha, tetapi juga mendampingi penerima manfaat yang telah bergabung agar mampu mempertahankan dan mengembangkan usahanya.
Inisiatif ini sejalan dengan visi MPM Honda Jatim untuk memberikan dampak positif pada kehidupan melalui mobilitas yang cerdas dan integrasi sosial, sekaligus menjadi wujud kontribusi perusahaan dalam menciptakan ekosistem usaha yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkembang.







