Selama mengikuti bootcamp, para siswa mendapatkan pembekalan mengenai safety riding, keterampilan berkendara, serta edukasi keselamatan di jalan. Peserta juga diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan kreativitas melalui pembuatan konten kampanye #Cari_Aman.

Rangkaian ini sekaligus menjadi bagian dari Road To #Cari_Aman Academy, di mana peserta mengikuti sejumlah tahapan pembekalan dan penilaian. Proses tersebut dilakukan untuk melihat kemampuan peserta, baik dari sisi pemahaman safety riding maupun kreativitas dan kemampuan dalam mengomunikasikan pesan keselamatan.
Dari proses tersebut, akan dipilih kandidat terbaik yang berkesempatan melanjutkan ke #Cari_Aman Academy tingkat nasional pada Oktober 2026. Peserta terpilih nantinya akan membawa nama sekolah sekaligus menjadi bagian dari perwakilan MPM Honda Jatim dalam kampanye keselamatan berkendara di tingkat nasional.
Keterlibatan peserta dalam kampanye digital juga menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan. Melalui media sosial, para pelajar dapat menyampaikan pesan #Cari_Aman dengan pendekatan yang lebih dekat dengan teman sebaya dan lingkungan mereka.
“ Saat ini generasi muda sangat dekat dengan media sosial. Karena itu, kami memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pesan #Cari_Aman melalui konten yang kreatif dan sesuai dengan gaya komunikasi mereka. Kami berharap semakin banyak anak muda yang ikut mengambil peran dalam mengajak lingkungan sekitarnya untuk lebih peduli terhadap keselamatan berkendara,” tambah Suhari.
Melalui Bootcamp Road To #Cari_Aman Academy, MPM Honda Jatim terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam membangun budaya berkendara yang aman dan nyaman. Tidak hanya melalui pembekalan, tetapi juga dengan memberikan ruang bagi pelajar untuk berkreasi dan ikut menyuarakan pesan #Cari_Aman di tengah masyarakat.






