yamaha jatim
yamaha jatim
ALAT SERVICE MOTOR INJEKSI

Jika kita berpergian dari Surabaya menuju Banyuwangi atau sebaliknya lewat jalur pantura, pasti kita nanti akan bertemu dengan wisata Kampung Kerapu. Lokasi Kampung Kerapu ini ada di Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kec. Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Wisata yang di resmikan sejak 2019 itu kini semakin ramai dikunjungi wisatawan maupun pengguna jalan yang ingin rehat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan mereka.

Seperti yang kang Majid lakukan kemarin saat melakukan perjalanan Maxi Yamaha Virtual Touring, setelah dari Taman Nasional Baluran, sebenarnya ingin menuju ke Waduk Bajul Mati, cuma karena di area waduk lagi ada banjir, maka perjalanan dilanjutkan menuju Situbondo, dan di tengah perjalanan saat itu kang Majid mampir untuk rehat sejenak di Kampung Kerapu Situbondo.

keyless

Lahirnya Kampung Kerapu

Kang Majid kira Kampung Kerapu itu merupakan nama sebuah desa yang memiliki wisata laut. Tetapi semua itu salah, karena Kampung Kerapu sebenarnya bukan julukan suatu desa, tetapi merupakan tempat atau daerah Situbondo yang merupakan penghasil ikan kerapu terbesar di Indonesia.

Hampir semua usaha warga sekitar tidak lepas dari budidaya ikan kerapu. Budidaya dimulai dari proses pembenihan, pendederan dan pembesaran. Didukung oleh kualitas air laut serta pendapingan oleh pihat terkait, membuat wilayah ini menjadi salah satu penghasil benih ikan kerapu berkualitas, bahkan beberapa usaha pembenihan pasarnya sudah tembus mancanegara. Mereka mengekspor ke beberapa negara seperti China, Taiwan, Singapura dan beberapa negara lainnya. Dari kesuksesan itulah lahir gagasan untuk membuat wisata kampung kerapu dan saat itu terealisasi dan mulai dibuka tepatnya pada tahun 2019.

Tiket Masuk Kampung Kerapu

Untuk bisa mengunjungi Kampung Kerapu, kalau kita naik motor atau mobil, lokasi parkirnya bersebrangan dengan pintu masuk wisata. Tiket masuk Kampung Kerapu saat itu Rp. 11.000. Harga tiket sudah termasuk asuransi, itu kang Majid tau setelah melihat tulisan asuransi di selembaran tiket masuk. Beberapa tempat wisata untuk anak-anak tidak dibebankan biaya tiket, cuma saat itu semua di bebankan tiket masuk, termasuk anak kang Majid yang usianya dibawah 10 tahun.

Ada Apa Didalam Kampung Kerapu?

Dari loket pembelian tiket, saat  kita mulai melangkah masuk kita sudah di sambut dengan bejana dengan ikan kerapu didalamnya. Pada tempat ini juga terdapat papan edukasi mengenai jenis-jenis ikan kerapu. Bisa dibilang tempat pertama yang kang Majid lihat adalah tempat edukasi bagi para pengunjung.

Lanjut lagi berjalan kita akan disambut dengan dermaha apung kayu yang menjorok ke laut dengan berntuk melingkar. Dermaga mempunyai panjang 300 meter, dermaga inilah yang kang Majid rasa jadi daya tarik saat kita berkunjung keisini, sebelum melangkah ke dermaga, bagian depan terdapat Food Court dengan olahan laut yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

Saat kita berjalan diatas dermaga, kita bisa melihat keramba ikan yang disusun rapih, disana kita juga bisa melihat perahu-perahu wisata kecil yang bisa disewa pengunjung, dan yang paling menarik kita bisa berfoto dengan begron laut dengan air tenang yang sangat jernih, serta kita juga bisa berfoto dengan begron Gunung Ringgit. Sangat indah, sangat Instagramable, cocok deh buat liburan santai sekaligus bonus foto-foto yang bagus.

Ngak cuma menikmati keindahan Kampung Kerapu, disana juga ada beberap permainan yang bisa kita coba. Lokasinya ada di sebelah pojok kanan dermaga. Bagi yang suka permainan air, Kampung Kerapu Waterpark Adventure bisa dikunjungi, banyak permainan yang disajikan sepert Kayak, Banana boat, dan Flying fish.

Hem…. Rasanya ngak cukup kalau main sebentar di wisata ini, kang Majid merasakan sendiri, awalnya cuma sekadar mampir sebentar, ngak taunya kebablasan sampai mahrib hehehe. Jika teman-teman lagi perjalanan ke Banyuwangi ataupun ke Surabaya lewat jalur pantura, kang Majid saranin untuk mampir, keindahan yang disuguhkan membuat kita tak berhenti untuk mengabadikannya. Mudah mudahan kondisi wisata ini tetap selalu terjaga. Baik… Kang Majid waktunya balik, dan melanjutkan kembali Maxi Yamaha virtual Touring. Gassss dulu ya… (cicakkreatip)

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here