yamaha jatim yamaha jatim

Teman teman… Sepertinya virus yang disebabkan oleh reguluasi terhadap emisi gas buang yang makin ketat makin menyebar di motor injeksi terbaru dari setiap pabrikan. Regulasi untuk kendaraan R2 di Indonesia memang masih memakai stadart Euro 3, tetapi perlu diketahui nih bahwa sudah ada loh kendaraan R2 di Indonesia yang tanpa kita sadari sudah menerapkan Euro 4, namun di Indonesia masih dianggap Euro 3. Dengan adanya peralihan Euro 3 ke Euro 4, pecinta speed harus belajar lagi, kenapa?

pada Euro 4 salah satunya pengendalian emisi gas buang makin protek, tujuannya benar benar emisi gas buang yang di keluarkan oleh kendaraan kita terkontrol betul betul, bahkan Euro 4 sudah menyusup ke perangkat Engine Control Unit (ECU). Coba lihat, jika dulunya motor Yamaha bisa di seting CO, kini di motor keluaran terbaru sudah ngak bisa lagi. Memang bagus untuk lingkungan, namun kalau buat bikers yang suka kebut kebutan pasti tidak! Seperti temen kang Majid yang satu ini, dengan senang hati Pasang Piggyback di Yamaha XMax miliknya. Kenapa pasang Piggyback?

moladin

Kenapa pasang Piggyback?

Bro David Teman kang Majid yang satu ini merupakan penunggang Yamaha XMax, beliau demen banget bikin tunggangan besinya bisa lari kencang, makanya modif di sisi Roller CVT, Gear Scondary, dan ngak luput juga knalpot Arrow-pun nancap di motor. “Motor saya XMax, setelah ganti knalpot power malah drop mas, apa bisa mas Iquteche buat XMax?” Itu isi pesan WhatsApp bro David saat menghubungi kang Majid.

Bukan salah si knalpot sih, karena setiap perubahan knalpot motor injeksi sekarang ini wajib mapping Air Fuel Ratio (AFR). Jadi, disini kang Majid sudah punya jawabannya nih, seperti pada motor injeksi lainnya, permasalahaan saat itu karena kebutuhan suplay BBM yang hubungannya sama AFR tidak bisa terpenuhi dengan baik dikarena adanya ubahan di sektor knalpot, dan pastinya AFR harus di seting ulang, disini titik permasalahannya. Memang betul, padahal awalnya hanya pabrikan Yamaha yang bisa kontrol AFR dengan mudah melalui seting CO tanpa bantuan Piggyback dan O2 manipulator, namun karena Yamaha XMax ini sudah memakai ECU dengan fitur OBD II, maka fitur CO mau tidak mau wajib di disable.

Terus bagaimana nih solusinya, seringkali orang mengataka tenang…. Jalan menuju roma masih banyak bro… xexexe, langkah yang kita lakukan tetap sama seperti seting CO, cuma untuk bisa menggantikan fitur seting CO dibutuhkan perangkat tambahan yakni sebuah Piggyback yang harus terpasang pada motor, kita harus Pasang Piggyback di Yamaha XMax dengan tujuan yang sama yakni mengatur AFR. Kebetulan saat itu mas David menjatuhkan pilihan pada Piggyback Fuel Adjuster Iquteche, kenapa? Pertama karena produksi anak bangsa, kita sebagai anak bangsa juga ikut mendukung produk bangksa kan! Kedua, karena harga Piggyback ini memang terjangkau, kita bisa bandingka dengan merk lain, dan yang ke tiga, fitur-nya cocok banget untuk mengatasi permasalahan pada AFR motor Injeksi buatan Jepang.

Hasil pemasangan Piggyback

Karena pertimbangan bisa melihat lansung hasilnya, dan kebetulan posisi bro David berdomisili di Surabaya nih, urusan instalasi lansung diserahka ke bengkel resmi Iquteche yang ada di Jl. Jawar No. 70 Benowo Surabaya, kalau temen temen sering main ke Gelora Bung Tomo (GBT) atau Sirkuit baru GBT patsi tau, di sana ada cak Mat yang siap instalasi dan mengoperasikan Dynotest untuk melihat hasil pemasangan yang dilakukan. Hasilnya bagaimana? Penasaran? Simpel jawaban “Sip mas… Jadi enak tarikannya, lumayan nambah 2 dk hehehe,” bilang David saat kang Majid hubungi (10/5/18).

Ingat, saat itu sebelum pemasangan Piggyback dan sesudah pemasangan telah di ambil data nya melalui Dyntotest. Jadi tau selisih powernya, dari awal (saat kondisi drop) dan sesudah pasang. Terus bagaimana dengan konsumsi bahan bakarnya terkait dengan pemasangan piggyback? Kita tau pasang knalpot racing pasti kebutuhan kosumsi bahan bakar makin meningkat, dan kita tau jika butuh tenaga ekstra, butuh pula bahan bakar yang ektra, berarti setingan AFR dibuat makin rich, dan tentunya makin banyak pula konsumsi bahan bakar-nya.

Makin rich, sekelas pengguna XMax sih pasti tidak menjadi masalah hehehe, seperti kata bro David, “Bensin boros sih tidak masalah, asalkan bisa banter… (kencang),” Hehehe, temen temen pengguna XMax lainya pasti juga setuju kan? Okelah kalau pada setujuh semua, akhir kalimat mudah mudahan artikel ini bisa menjadi rekomendasi ataupun referensi buat temen temen Maxi Yamaha terutama penunggang XMax 250cc. Obat kuat yang sudah dilakukan oleh bro David dalam Pasang Piggyback di Yamaha XMax mungkin bisa di coba. Silahkan di share artikel ini, gratis kok! Asal bisa memberikan manfaat bagi temen temen yang lainnya. Jangan lupa, jika mau sharing komentar dibawah di isi ya! Hehehe. (cicakkreatip)

Contact pembelian :

  • BBM   : 5CEC5AAC
  • WhatsApp  / Telp / SMS : 085733637733
  • Email : adm.cicakkreatip@gmail.com
  • Pembelian lewat Bukalapak.com klik DISINI…  
  • Pembelian lewat  Tokopedia.com klik  DISINI…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here