yamaha jatim yamaha jatim

Kang Majid seringkali mendapat beberapa pertanyaan tentang sistem pendingin liquid (radiator) terutama tentang beberapa permasalahan permasalahan yang telah dialami oleh pembaca di motornya, termasuk di artikel yang sudah terbit beberapa waktu lalu nih… (lihat disini). Nah kali ini kang Majid akan membagi pengalaman yang isinya tentang venomena serta penanganan pada sistem pendinginan radiator yang mengalami kejadian kipas radiator nyala terus. Permasalahan ini umumnya banyak dialami terlebih kondisi perawatan sistem pendingin serta perlakuan terhadap motor juga berpengaruh. Hem…. kenapa ya kipas radiator nyala terus? Yuk disimak kronologi dan penanganannya.

Kronologi Sebelum Kipas Nyala terus

Temen temen, kita tau di tahun 2010 ke bawah masih banyak yang berpedoman jika motor injeksi itu ngak bisa lari sekencang seperti motor karburator, mungkin sekarang masih ada juga. Sebenarnya presepsi ini ngak bener, MotoGP apa iya masih karburator? Karena knowledge mekanik yang kurang dalam penanganan injeksi, tentu saja yang meng amini adalah konsumen, kenapa? Kosumen umumnya percaya banget sama congor (mulut) mekanik. Nah ini kejadian, dimana kasus merubah sistem motor Injeksi ke sistem karburator terjadi di motor Yamaha Vixion.

moladin

Setelah berjalannya waktu, owner insyaf dan ingin merubah motornya jadi injeksi. Tetapi karena wiringharness sudah di ubah total, saat itu kejadian baru muncul. Sepele, saat semuanya sudah dikembalikan ke posisinya, sensor sudah nancep semua, magnet sudah dibenerin, ternyata saat motor di stater pertama kalai, lansung kipas radiator muter (nyala). Seharusnya kan ngak ya? Kipas muter saat dibutuhkan saja, terutama saat suhu mesin over. Log… bagus kan kipas muter terus? Ngak 100% kenapa? Saat itu yang dirasakan adalah aki sering drop. Kenapa? Soalnya kipas muter terus, imbasnya pemakaian arus listrik dari Aki kepakai terus menerus. Disinilah mulai di konsultasikan ke bengkel resmi pabrikan garputala. Kenapa ngak dibawa ke bengkel yang ngoprek di awal? Sudah dong…. Harusnya kang Majid ngak jelasin pasti sudah tau jawabannya.

Di bengkel Resmi ditangani dengan Diagnostic Tool (YDT)

Sebenarnya kang Majid dapat info ini dari Bro Rachmad Triono, Service Advisor (SA) bengkel Yamaha YES Pakal Surabaya. Saat motor masuk bengkel dan di standart tengah di atas bikelift, Rachmad sadar betul jika sistem pendinginan merupakan bagian dari komponen sistem fuel inejksi, artinya kodisi kerusakan kipas radiator nyala terus bisa di diagnosa lansung memakai Scanner Yamaha Diagnostic Tool (YDT). Dari pemeriksaan diagnosa kerusakan, nah disini baru clear, terlihat di desktop aplikasi YDT menunjukkan bahwa terdapat kode 21 muncul dengan penjelasan bahwa saat itu sensor suhu mesin yang disebut Thermo Sensor sedang bermasalah. Coba deh lihat foto yang kang Majid ambil dibawah ini.

Nah temen temen inilah yang menyebabkan kipas radiator muter terus. Apa hubungannya sensor dengan kipas? Dalam sistem injeksi kipas radiator bekerja berdasarkan perintah Engine Control Unit (ECU), sedangkan ECU bisa mengaktifkan dan menonaktifkan kipas memakai acuan suhu mesin, disinilah peran thermo sensor. Thermo sensor secara terus menerus melaporkan pembacaannya terhadap suhu mesin yang diambil dari suhu coolant radiator. Jika thermo sensor rusak, secara otomatis kerja kipas juga mengalami permasalahan, seperti contoh kasus kipas muter terus di unit yang kebetulan Yamaha Vixion. Semua motor bisa mengalami jika thermo sensor rusak.

Jika Thermo Sensor diukur pakai AVO Meter

Meski scanner Yamaha yang canggih tersebut sudah memberikan informasi jelas, nah kang Majid disini ingin tau lebih jelas tentang kerusakan thermo sensor. Secara kasat mata, ngak ada yang aneh terhadap bentuk sensor, masih utuh ngak ada yang cacat, tetapi namanya komponen elektroika harus dilakukan pengukuran. Memakai avometer di skala pengukuran tahanan (ohm), ternyata tahanan dari thermo sensor saat itu memang sudah luar biasa ngak bener nya. Tahanan yang seharusnya cuma kilo ohm (KΩ), hasil pengukuran menunjukkan  satuan mega (MΩ).  Coba deh lihat hasil pengukuran dibawah ini.

* Hasil pengukuran pada thermo sensor yang rusak
* Hasil pengukuran pada thermo sensor normal

Kenapa Thermo bisa Rusak & Solusi?

Melihat kronologinya merubah spek motor dari injeksi ke kerbu, melakukan up stroke motor, yang membuat adanya disassembly  & asemble bisa jadi saat itu thermo sensor mendapat benturan atau jatuh, hal ini bisa menyebabkan adanya perubahan thermistor dan juga menyebabkan adanya perubahan tahanan yang diluar standart. Untuk solusi penanganan pada sensor adalah di ganti dengan yang baru, barulah kondisi kerja kipas radiator bisa bekerja pada semestinya. Okey, bagaimana….sudah jelas bukan? Kipas radiator nyala terus, punya kasus sama tentang sistem pendinginan radiator, yuk sharing bersama di kolom komentar. (cicakkreatip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here