Penyebab Air Radiator Meluber keluar…?

yamaha jatim yamaha jatim

Pendinginan water coolant atau radiator bisa dibilang jenis pendinginan yang paling baik saat ini. Pendinginan ini memanfaatkan air dengan kombinasi udara untuk menyerap panas mesin supaya tetap stabil. Pendinginan ini perlu perawatan yang baik, pengecekan dan penggantian coolant secara rutin menjadi poin utama. Karena pengetahuan kurang tentang coolant, tidak sedikit orang yang melakukan penggantian coolant  secara asal, bahkan ada loh yang memakai air mineral, sedih bukan 😀 Tentunya hal ini menyebabkan kinerja pendinginan menurun, dalam jangka panjang pemakaian coolat kwalitas rendah akan terasa, seperti kasus yang baru dialami konsumen bengkel Yamaha Funs Motor Sidoarjo ini, air radiator meluber keluar (muntah).

instagram cicakkreatip.com moladin

Bukan hanya manusia yang bisa muntah, ini motor juga bisa muntah hehehe aneh bukan? Coolat atau air didalam radiator meluber keluar terus menerus, lah…penyebabnya apa? salah satu penyebabnya tidak lain karena pemakaian coolant dengan kualitas rendah. Secara umum biasanya air meluber terjadi karena saat mengisi air di tanki cadangan atau tanki reservoir (Gbr. diatas) terlalu berlebihan (diatas garis low), sehingga saat air radiator mendidih dan di buang sementara di reservoir, air tidak memiliki tempat, jadinya tumpah atau meluber serta hal ini kebanyak terjadi saat suhu mesin sudah mencapai titik didih yang tinggi. Untuk kejadian yang dialami konsuen ini lain cerita, dimana saat itu suhu kerja baru tercapai (thermostat open) namun air keluar tanpa permisi dari reservoir 😀 Padahal kondisi air belum begitu mendidih, kenapa bisa meluber ya..?

Kasus air radiator meluber keluar ini kalau dinalar berdasarkan kinerja radiator sendiri bisa terjadi karena beberapa faktor. Faktor pertama….katup (valve) tekan yang ada pada tutup radiator bocor, hal ini bisa terjadi kare pegas sudah lembek, makanya kena tekanan sedikit sudah membuka. Untuk faktor yang kedua bisa karena saluran atau sirkulasi water coolat terhambat, hal ini bisa terjadi karena pipa kecil radiator tersumbat, entah dari kotoran atau adanya lekukan pada pipa (core) karena terkena benturan benda keras (gepeng), penyebab lain bisa juga ada sumbatan di jalur  selang radiator ke water jacket.

Masalah ini sebenarnya bisa di chek dengan mudah memakai tool Radiator Tester, chek tekanan pakai radiator tester, cek tekanan valve tutup radiator dengan radiator cup tester. Saat kejadian analisa langsung dilakukan….dan ternyata benar, kejadian ditemukan. Penyebabnya tidak lain karena aliran atau siklus air terganggu, siklus terganggu disebabkan karena adanya sumbatan pada pipa (core) dalam radiator. Singkatnya radiator Buntu! Dari tersumbatnya radiator dikarenakan adanya endapan didalam jalur pipa pendingin. Kalau sudah begini biasanya suhu mesin tidak setabil, suhu bisa naik dengan cepat..pada motor injeksi hal ini bisa kita lihat jika kita memakai Diagnostic Tool. Pada menu pengecekan khususnya pada barisan komponen sensor terlihat thermo sensor (sensor suhu mesin) memperlihatkan nilai suhu naik secara signifikan.

Mendengar cerita pengguna motor sendiri, history penggantian coolant ternyata dilakukan dengan pemakaian coolant yang dibeli seharga 10 ribuan gan, tentunya kita enggak tahu kualitas dari coolant tersebut ya, yang pasti hasilnya menyebabkan terjadinya penyumbatan karena adanya endapan. Bisa saja coolant yang dipakai tidak ada aditif anti karat…bisa juga bukan? Untuk penanganan dilakukan dengan mengganti radiator assy atau mengeluarkan kotoran dari lubang (core).

Dari kejadian diatas pastinya membuat kita sadar, bahwa pabrikan memberikan rekomendasi ternyata bukan tanpa alasan, bukan main main, bukan hanya jualan produk, melainkan apa yang sudah di rekomendasikan sudah melalui tahap ujicoba ataupun penelitian yang matang, bukan hanya coolant, termasuk oli mesin juga. Sebagai edukasi bersama, bahwa coolant yang digunakan untuk pendingin radiator komposit-nya tidak hanya air, melainkan ada beberapa tambahan zat aditif seperti anti karat, anti beku, dan lainnya. Kalau tidak percaya, coba deh minum air radiator…pasti pahit sekali 😀 (jangan dicoba). Tentang kejelasan air radiator bisa baca kembali artikel kang Majid sebelumnya yang mengulas tentang coolant disini. Semoga artikel ini berguna dan memberi pengetahuan positif bagi pembaca semua….mungkin ada yang punya cerita tentang kasus Radiator? Mongo sharing melalui kolom komentar. (cicakkreatip)

3 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*