jump to navigation

Syarat Fitur Stop Start System (SSS) Yamaha bisa Aktif… November 21, 2016

Posted by cicakkreatip in : berita motor baru, otomotif, Tips Motor, yamaha , trackback
yamaha jatim yamaha jatim

 tombol-stop-start-system-yamaha-cicak-kreatip-2

Yamaha…jika Anda membeli motor Yamaha terbaru New Mio M3 SSS dan All New Soul GT SSS, pasti akan menemukan fitur terbaru Yamaha yang membuat motor mati secara otomatis jika berhenti dalam hitungan detik. Fitur ini selangkah sama…sama seperti ISS Honda, namun bukan berarti bisa disamakan secara utuh, melainkan tetap ada perbedaan yang membuat salah satunya lebih superior. Kalau ada waktu coba kang Majid bahas… Untuk artikel kali ini lebih mengulas tentang Syarat Fitur Stop Start System Yamaha bisa aktif… Kenapa perlu dibahas? tentu saja supaya tidak pada salah faham. Kenapa harus ngerti? Biar nambah wawasan Bro….toh belum tau kan seperti apa isi teknologi yang satu ini, terutama untuk fitur ini bisa berfungsi dengan beberapa syarat mutlak yang harus dipenuhi. Yuk dibahas lebih dalam…

Jika ada yang mau mencoba kerja fitur ini denga hanya menggunakan metode baris berbaris, jalan ditempat GRAK…(mesin nyala, tapi motor di starndart tengah), yakin pasti Anda tidak merasakan SSS mematikan mesin secara otomatis. Fenomena ini kerap kali ditemukan pada pengguna yang penasara, ingin testing tanpa baca buku panduan, poko’e nyoba, urusan benar salah belakangan. Padahal fitur Stop Start System (SSS) aktif dikendalikan perangkat elektronik yakni Engine Control Unit (ECU) yang membutuhkan berbagai parameter.

yamaha jatim

mio-125-standard-series-jpg

ECU tidak semena-mena On/Off kan engine, melainkan ECU memiliki berbagai pertimbangan, indicator atau parameter dari perangkat sensor yang ada di motor. Dan itupun ada alasannya. Satu contoh ya, syarat SSS bisa aktif suhu mesin minimal sudah diatas 50 derajat celsius. Kenapa? supaya suhu ideal ruang bakar terpenuhi, pembakaran ideal bisa tercapai. Kenapa? supaya suhu oli meningkat dan distribusi oli menuju bagian mesin lainnya bisa merata. Kenapa? diteruskan sendiri ah….(hehehe..). Sekali lagi, yang perluh digaris bawahi, fitur SSS ini aktif atau tidak harus memenuhi beberapa syarat mutlak, syarat tersebut secara lengkap kang Majid list dibawah ini. Pelan pelan saja bacanya…supaya lebih khusyuk… 😀 survey membuktikan, orang khusyuk lebih disayang, entah disayang siapa….monggo dilanjutkan sendiri 😀

Dalam operasional fitur SSS ini dibagi menjadi tiga bagian, pertama….saat motor beroperasi atau jalan, kedua saat sepeda motor berhenti dan ketiga saat sepeda motor mau Re-Start atau mau jalan kembali. Tiga bagian ya….semuanya ada dibawah ini. Baca juga : Berapa Harga Mio SSS di Jatim? berikut rinciannya!!

tombol-stop-start-system-yamaha-cicak-kreatip-1

1. Saat sepeda motor beroperasi ada beberapa syarat agar Fitur Stop Start System Yamaha bisa aktif, diantaranya adalah…

2. Saat sepeda motor berhenti, itu berarti SSS sudah harus aktif bukan? namun saat aktif belum bisa dibilang dapat mematikan engine, ada pertimbangan lagi untuk mematikan engine, tepatnya ada empat point, dibawah ini syarat mutlak-nya…

3. Saat sepeda motor Re-Start, saat engine off karena sistem SSS, untuk menghidupkan motor dilakukan tanpa menekan tombol dobel stater, melain kan syaratnya cuma satu, ada dibawah ini…

Tuh kan…..ternyata Syarat Fitur Stop Start System Yamaha bisa aktif banyak parameternya, makanya saat mencoba kerja fitur ini dengan hanya menyalakan mesin saja tidaklah cukup, fitur Stop Start System (SSS) tidak akan berfungsi…pasalnya banyak faktor yang harus dipenuhi guna memenuhi ideal kinerja engine, kinerja sistem kelistrikan, sampai kebutuhan kosumen sendiri. Makanya membutuhkan syarat mutlak diatas, coba kalau satu saja tidak terpenuhi…pasti tidak akan aktif (kecuali diakali). Berapa tadi syarat agar fitur Stop Start System (SSS) Yamaha bisa aktif? Lupa? baca lagi dah artikel diatas hehehehe. Monggo komentarnya bisa ditulis di bawah, jangan lupa artikel ini bebeas di share dimanapun. (cicakkreatip)

diagnostic tool

Komentar»

1. Kobaykreatif - November 21, 2016

Mantap lek madjid, afaik yg beda sama Honda cuma 3 point.

1. 5 detik, Honda 3 detik
2. Kecepatan di bawah 3 km/jam
3. Rpm di bawah 2200

Point 2 dan 3 lebih karena saya ga tau hehe.. tp intinya sih sama, sama sama berenti kekekeke

2. cicakkreatip - November 21, 2016

@Kobaykreatif : Betul sekali mang Kobay, tapi ada yang ketinggalan..termasuk “Ratio Judgement Battery Protection” Insya allah akan dibahas di artikel lain…

Memang setuju kalau fitur SSS Yamaha dan ISS Honda sama sama matiin engine secara otomatis, namun matiin yang ideal serta quick re-start…keduanya beda banget 😀

3. potretbikers - November 21, 2016

Nyimak… 😀

cicakkreatip - November 22, 2016

Monggo Kakak 😛

4. Oncrit - November 22, 2016

Jelas banget artikelnya, tapi ada yang mau saya tanyakan, Ratio Judgement Battery Protection OK (ini yang berbeda…) itu apa kang ya?

5. +++++Iwak - November 22, 2016

Apa sih kegunaan fitur ini, kok sampai Honda Yamaha pakai fitur ini, menurut saya ini fitur yang enggak tepat guna 😀 itu menurut opini saya loh ya kang….

Unknown - September 2, 2017

Untuk efisiensi bahan bakar

6. klakson motor telolet - November 26, 2016

wow istimewa banget

7. Ade Sutisna - Desember 2, 2016
8. Teknologi Battery Protection di Motor bikin Aki tetap Full Charge… | cicakkreatip.com - Desember 26, 2016

[…] namun meski demikian secara technical yang digunakan masing masing pabrikan memiliki perbedaan, baca disini kalau ingin tau lebih lanjut. Karena mesin bisa mati secara otomatis nih, secara logika pasti pemakaian motor stater lebih […]

9. Yamaha QBIX… Memang Asli Kotak skutik baru ini | cicakkreatip.com - April 18, 2017

[…] Syarat Fitur Stop Start System (SSS) Yamaha bisa Aktif… […]



%d blogger menyukai ini: