jump to navigation

Fitur Stop Start System Motor Yamaha… (ISS rasa Yamaha) Oktober 5, 2016

Posted by cicakkreatip in : berita motor baru, otomotif, yamaha , trackback
yamaha jatim yamaha jatim

iss-sss

Fitur Idling Stop System memang sudah banyak kita jumpai pada skutik Honda, dan dalam waktu dekat ini pabrikan garpu tala (Yamaha) juga bakal mengaplikasi fitur tersebut pada motor barunya khususnya produk yang dijual di Indonesia. Untuk nama dari fitur tersebut adalah Stop Start System, dimana fitur ini baru saja disematkan di Yamaha Janus 125 Blue Core Vietnam. Fitur tersebut untuk membuat mesin mati ketika kita berhenti dalam hitugan detik, untuk start tinggal betot gas saja. Lantas fitur ini sudah diterapkan pada skutik Yamaha Janus Vietnam, untuk Yamaha Indonesia kapan? Kalau melihat informasi bocoran dari pihak YIMM sendiri model yang sudah aplikasi fitur Stop Start System sudah ready, dan ada lebih dari satu model yang bakal meluncur dalam waktu dekat ini.

Kapan launchingnya? Dari kutipan otomania (5/10) Yamaha Indonesia (YIMM) akan merilis skutik barunya dengan fitur Stop Start System dalam gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) yang berlangsung pada 2-6 November 2016. Bahkan Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing YIMM sendiri mengatakan kurang lebih ada tiga sampai empat model yang diantaranya termasuk pendambahan fitur Stop Start System (SSS).

yamaha jatim

cara-kerja-idling-stop-system

Yakin seyakin yakinnya, kalau fitur ini memiliki kerja yang sama dengan ISS, namun saya yakin juga bahwa SSS dari Yamaha ini akan sedikit lebih update (perbaikan dari fitur ISS). Setidaknya ada 6 garis besar kerja Stop Start Sytem yang beberapa melibatkan komponen FI, diantaranya ada Engine Contol Unit / Module (ECU-ECM), Thermo sensor, Speed sensor, Throtle Position Sensor (TPS), Tombol On / Off Stop Start System (SSS) dan terakhir panel indikator SSS di speedo. Kenapa melibatkan hal tersebut? hal ini dikarenaka syarat dari fungsi SSS meliputi dari berbagai unsur, termasuk suhu mesin. Dibawah ini syarat SSS bisa bekerja / aktif yang kang Majid setarakan dengan ISS. Plus minus nanti dijabarkan saat launching 😀

Memang betul sekali kalau kita lihat fitur yang bisa membuat motor mati ketika berhenti beberapa detik ini popular di kalangan motor Honda, namun sebagai catatan saja, bahwa pabrikan jepang lainnya juga sebenarnya sudah mempunyai fitur tersebut dari jauh jauh hari. Seperti pabrikan Yamaha dan Suzuki, sebenarnya sudah lama ada, buktinya? Buktinya kalau melihat pendaftaran hak cipta/paten fitur Stop Start System (SSS) oleh Japanese Patent Office/JPO (Kantor Paten jepang) teknologi tersebut sudah didaftarkan atau dipublikasi sejak tahun 2013 yang lalau.

Lantas kenapa baru diaplikasi? Kalau urusan aplikasi atau produk masal semua juga tau, bahwa itu semua masalah timing, atau masuk bagian dari strategi marketing tiap pabrikan. Itu informasi tentang Stop Start System atau disingkat triple S (SSS). Yang ingin tau lebih jelas…ditunggu saja, yang sudah tau…monggo bocorannya diketik di kolom komentar ya…heheheh 😀 (cicakkreatip)

diagnostic tool

Komentar»

1. aspeed - Oktober 5, 2016

Betul setuju kang, teknologi yang membuat motor mati saat berhenti dalam hitungan deting sudah dari beberapa tahun yang lalu dipatenkan oleh pabrikan jepang.

2. One 25 - Oktober 5, 2016

Lebihnya yang harus dibenahi adalah amsalah matinya motor, kalau bisa jangan dibuat 3 detik, terlalu cepat. Soalnya kadang kalau dikemacetan lampu merah dalam kurun 3 detik masih butuh penyesuaian…disetiap ada rongga pasti dimasuki. Lah kalau motor mati kita jadinya main start stop

cicakkreatip - Oktober 5, 2016

Em…idealnya berapa ya?? motor mati lama jadi boros dalam konsumsi BBM-nya. Tapi…kalau motor mati cepat jadi boros konsumsi arus listrik untuk hidupin motor bolak balik pakai dobel starter. Konsumsi listrik boros ujung ujungnya sistem pengisisan bekerja, sistem pengisian kerja beban mesin bertambah, beban mesin bertambah jadinya lebih boros juga konsumsi BBM-nya xexexex mbulet kan?? 😀

3. Speac Seeat - Oktober 5, 2016

Hehehe…kalau keluar pasti FBH katai “Ye….fitur niru” wkwkwkw..padahal teknologi semua itu niru, bukti? motor 4tak..injeksi? niru gak apa apa, salknan jangan copas mateng mateng…tapi harus ada perkembangan…

4. 45 - Oktober 5, 2016

Minimal nunggu dulu 10km/jam ya, dan mesin harus mendekati suhu kerja mesin. 😀

cicakkreatip - Oktober 5, 2016

iya betul,
1. Minimal sudah pernah berjalan 10 km/jam, kenapa? jangan sampai saat panasin mesin pagi hari dalam hitungan detik motor mati (kapan panasnya)
2. Nunggu suhu mesin, untuk memperoleh suhu mesin ideal maka wajib. Jangan sampai mesin susah mencapai suhu kerjagara gara stop start system aktif 😀

5. yulianto - Oktober 5, 2016

Mungkin gak motor baru? Pasti produk minorching xexexexe 😀

cicakkreatip - Oktober 5, 2016

Ya..ditunggu saja lah…

6. Thimot - Oktober 5, 2016

Apa sih yang enggak bisa dibuat oleh Yamaha, Yamaha semakin didepan oH…Yea….. Jadi penasaran sama SSS

Dirun - Agustus 4, 2017

Yamaha dibelakang aja, kaga pernah gua biarin yamaha nyalip honda gua :v

7. =Ahya - Oktober 6, 2016

Hehehe..itu mah teknologi sudah jadul, Honda duluan..memang Yamaha sukanya niru niru saja..heheheh kurang kreatif

8. semar - Oktober 7, 2016

yup setiap patent yg berhasil didaftarkan jika similar harus lebih bagus (punya nilai tambah/memperbaiki yg sudah ada) klo kga bakalan gugur

9. Dirun - Agustus 4, 2017

Hahaha dasar yamaho plagiat :v



%d blogger menyukai ini: