yamaha jatim yamaha jatim

ydiag-iquteche-cicak-kreatip-com

Hari demi hari ternyata kalau dihitung lumayan banyak juga user atau owner bengkel umum yang melakukan order special tool untuk peralatan service motor injeksi melalui blog ini, seperti mas Setyo owner YZF R25 (Kudus), Bengkel Haykal Jaya Motor (Bandung), Bengkel Ujang Motor (Indramayu), Nur Cholis Motor (Bandung) dan lain nya yang enggak bisa kang Majid sebutin satu persatu (maturnuhon..). Sebagian besar konsumen merupakan pembaca (silent rider) dari cicakkreatip.com.

Untuk alat yang kang Majid maksud ini sebelumnya sudah di terbitkan melalui sebuah postingan, namun dibalik itu semua ternyata ada komentar FB mas Dicky Zul Karnain yang masih penasaran tentang pemakaian alat dan ingin artikel review diterbitkan, walhasil artikel kali ini adalah jawaban untuk komentator yang isinya tentang review Yamaha diagnostic Tool (Ydiag) dan Honda Diagnostic Tool (Hdiag) alat service motor Fuel Injection yang dibuat oleh Iquteche Surabaya. Yang penasaran…yuk disimak baik baik tiap paragraph nya…

moladin

Yamaha Diagnostic Tool dan Honda Diagnostic Tool atau disebut dengan Y-Diag dan H-Diag merupakan alat service motor Fuel Injection Yamaha dan Honda versi non pabrikan, yang mana alat ini dikembangkan oleh Iquteche (ITS) Surabaya guna menunjang ketersediaan alat service motor injeksi terutama bagi bengkel umum. Alat ini mampu berkomunikasi dengan Engine Contol Unit (ECU) dalam memantau kerja dari komponen sensor, actuator, setting nilai CO, menampilkan kode malfungtion (kerusakan) dan juga bisa melakukan penghapusan history dari kerusakan tersimpan yang sudah terselesaikan. Seperti apa alatnya? coba lihat dibawah ini…

honda diagnostic tool -cicak-kreatip-6

Alat ini sebenarnya memiliki dua komponen utama yakni software dan hardware. Hardware berupa adapter interface yang di fungsikan sebagai komunikasi antara engine control unit (ECU) motor dengan Software diagnostic tool. Hardware didukung dengan kabel USB sebagai media penghubung (Gbr. diatas). Untuk perangkat lunak atau sering disebut software merupakan media yang digunakan untuk menuangkan hasil dari komunikasi dengan ECU yang berupa tampilan di monitor PC / laptop. Dibawah ini merupakan tampilan menu dari software Y diag sama H diag yang sudah kang Majid coba install di laptop dengan operasional windows 7. Untuk install caranya seperti menginstal software pada umumnya, bagi yang belum terbiasa menginstal, kebetulan tata caranya ada semua di manual book digital yang jadi satu kesatuan dengan instaler didalam CD (ada di box).

y-diag-1

Setelah terinstal, kita bisa coba konectifitas antara perangkat interface dengan laptop / PC, nah..disinilah kadang kala yang banyak kesulitan. Banyak yang menjumpai adapter dengan laptop / PC tidak bisa nyambung, hal ini bisa di sebabkan karena USB driver belum terupdate. Dari beberapa computer USB driver kadang langsung support dan kadang butuh dikenalkan manual dengan cara di update. Cara updatenya sudah jelas ada pada manual book kok. Tanda USB driver sudah connet bisa dilihat pada jendela device manager, melihat tanda pentung / seru (!) hilang. Atau cara paling gampang tulisan connected-engine Off/On pada jendela diagnostic tool berwarna hitam, jika main switch kita posisikan On, maka tulisan connected-engine “Off” menjadi “On”.

ydiag-iquteche-cicak-kreatip-com-1

Setelah dirasa sudah nyambung maka selanjutnya kabel adapter diagnostic kita sambungkan pada kabel DLC atau kabel ECU, kebetulan gambar diatas merupakan test pada Yamaha YZF R25. Posisi main switsh dalam konsidi off ya…baru setelah connector terpasang main switch di posisikan On. Lihat tabel dibawah…sensor actuator dan menu penghapusan lainnya muncul, semua menu dalam satu jendela…hal ini ditunjukkan agar pengoperasian lebih mudah dilakukan khususnya bagi yang awam sekalipun. Yuk dibongkar menu apa saja yang bisa kita operasikan…

Sekali lagi lihat menu diag tool dibawah, kebetulan yang kang Majid gunakan ini yamaha diagnostic tool (Y Diag). Coba perhatikan, dari paling atas sampai paling bawah, apa yang anda lihat? Yakin kalau kita tidak pernah pakai alat ini, dan dibarengi awamnya kita terhadap motor injeksi, maka sudah dipastikan kita pakai pegang pengan kepala (pusing…). Biar enggak pusing baca artikel dasar injeksi kang Majid disini (promosi) wkwkwk… 😛

y-diag-2-kipas-on

Kembali ke topic, menu yang muncul pada jendela diagnostic tool berupa angka anktual dari sensor, contoh angka paling atas merupakan nilai actual dari sensor throttle position sensor (TPS), sensor bukaan throttle / handel gas, jika throttle semakin kita buka maka nilai yang terbaca semakin tinggi, dicatat ya..nomor 6 sampai 21 merupaka tampilan dari sensor (*menyesuaikan motor). Yang lain? Nah dibawah nilai sensor, yang memiliki simbol “A” merupakan komponen actuator dari sistem injeksi, seperti fuel pump, ignition coil, fan (kipas pendingin) dll. Menariknya kita bisa memeriksa kerja dari actuator dengan cara klik kolom actuator yang mau diperiksa terus klik menu Action yang ada pada baris menu bawah sendiri. Sebagai catatan kode 62 merupakan kode penghapusan, jika terdapat kerusakan dan sudah terselesaikan dengan baik, kode kerusakan bisa dihapus dengan klik kolom 62 dan klik Action.

y-diag-2-kk-on-co

Bergeser ke bawah, dibawah menu Action ada tulisan info, dimana kolom info akan menampilkan history kerusakan yang sedang terjadi, history akan hilang setelah kita lakukan penghapusan kerusakan*. Terakhir, lanjut ke menu sebelah kanan. Ada tulisan “CO” yang merupakan menu setting nilai CO, beberapa motor ada yang bisa setting CO ada yang tidak menerapkan setting CO. Bahkan untuk seting nilai CO ini juga bisa digunakan pada motor satu atau dua silinder seperti Yamaha YZF R25. Pada menu CO kita bisa seting nilai dan juga terdapat tampilan rotasi putaran per menit (rpm), dalam seting CO motor bisa kita nyalakan. (Gbr. tampilan seting CO diatas)

Secara garis besar diagnostic tool ini mampu menampilkan kerja sensor pada saat itu juga, mampu dibuat memeriksa kerja komponen actuator sistem injeksi, mampu menginformasikan kerusakan, dan juga bisa dipergunakan untuk menghapus kerusakan dan seting nilai CO *jika ada. Secara prinsip kerja dengan Honda diagnostic tool sama saja, dengan penyesuaian jumlah sensor dan seting CO. Secara software sangat ringan, 4 KiloByte (KB), makanya bisa di jalankan di neet book atau note book dengan Ram yang kecil sekalipun. Pengoperasian sangat sederhana, cuma satu tampilan…hal ini mempermudah dalam pengoperasiannya. Sebagai catatan alat ini dijual IDR 900K (info pembelian lihat disini…)

Catatan khusus, diperlukan update software apabila ada new model dari tiap pabrikan, pasalnnya std value (setingan) tiap motor berbeda. Update dilakukan pihak pembuat (Iquteche), apabila ada pembaharuan kita bisa hubungi tempat pembelian (agen) atau bisa lihat update nya di blog ini (disini tempatnya..). Cara updatenya download softwarenya lagi, dan install ulang di perangkat laptop / PC masing masing.

Itulah ulasan tentang diagnostic tool untuk maintenance motor injeksi. Semoga berguna…jangan lupa ya share komentarnya di kolom komentar yang ada dibawah ini, tertarik untuk mencoba diagnostic tool sebagai pelengkap peralatan bengkel kita? (cicakkreatip)

# Cara update Software terbaru bisa langsung lihat caranya disini….  Video bentuk diagnostic tool juga ada dibawah.

26 KOMENTAR

  1. mas : Haloo mas….untuk alat ini digunakan pada motor standart, dengan Engine Contor Unit (ECU) bawaan pabrik. Jadi tidak bisa dibuat untuk seting AFR, Limiter pengapian, atau menghilangkan limiter.

    Untuk Yamaha, bisa dibuat untuk setting nilai CO sepertihalnya yang ada di bengkel resmi. Tq..

  2. Kang,misal mau beli alat Y Diag,dan H Diag,tapi kita masih awam(belum tau cara pake alat’nya)apakah bisa bila minta tutorial’nya.karna selama ini kepingin beli,tapi masih bingung karna ndak ada mentor buat ngajari’nya.

    • Monggo mas adji…. sebenarnya cara intal dan keterangans emua ada di manual book di dalam CD yang ada didalam pembelian. Dan biasanya bagi pembeli di cicakkreatip kang Majid dampingi dalam komunikasi, terutama saat aplikasi jika ada yang belum dimengerti.

    • Owh gampang mas, Ydiag sudah support untuk Nmax. Tinggal coloki kabel segitiga ke kabel segitiga ECU Nmax, posisi ada di dekat aki, dua duanya kabel segitiga nancep. (laki laki dan perempuan)

  3. hallo bos.. saya sudah beli H&Y diag iquateche versi laptop.. tapi saya bingung untuk embedakani nilai sentor atau aktuator motor yg normal dan abnormal.. bagai mana cara saya untuk dapat mengetahui nilai2 sensor di tiap2 motor honda dan yamaha. terima kasih atas bantuan nya.

    • Hallo mas ZIkri, makasih ya sudah menggunakan Ydiag dan H diag. Sebenarnya ngak usah kita membedakan nilai value tiap sensor, toh jika ada kerusakan yang menyimpang dari sensor lansung muncul Fauld Code (kode kerusakan) di kolom DTC.

      Tetapi jika value tiap senso mau dijadikan acuan gampang, tinggal di scren shoot saja saat scan motor yang normal, dan itu bisa buat acuan.
      TQ

      • terima kasih atas tanggapan nya, bgi saya yang baru dan masih dalam proses belajar, masih sangat sulit untuk dapat bisa memberikan keterangan ke konsumen mengenai data dari motor mereka… sebagai contoh.. ” dalam satu kasus misal nya terjadi trobel di salah satu sensor,misal nya EOT .dan di sana kita mesti menjelaskan ke konsumen bahwa sensor EOT nya rusak.pada sebagian konsumen yg kritis tentu ny mereka akan bertanya nilai STD nya berapa??”

        • Saya kira untuk konsumen ngak sampai tanya seperti itu, konsumen dikasih tau hasil fault code saja (DTC). Untuk nilai value memang di diag tool bengkel remi Yamah ada, namun perlu diketahui ilai value tujuannya cuma buat analisa lebih lanjut, jika kerusakan ngak muncul di fauld code. atau analisa lainnya. Di H/Y diag memang nilai std sama NG ngak ditampilkan, namun lansung muncul di kode DTC.

          Jika memang perlu bangets ebagai analisa, gampang kita bandingkan saja dengan pemeriksaan motor standart. Untuk masukan juga, next kedepannya mungkin bisa Iquteche update. Tq

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here