jump to navigation

Jangan bilang Honda cuma Follower Kompetitor… Februari 22, 2016

Posted by cicakkreatip in : campur, honda, otomotif , trackback
yamaha jatim yamaha jatim

0344485Honda-Forza-okeh780x390

Follower, pengikut…dalam dunia pabrikan R2 di tanah air memang hangat sekali pembahasan tentang follower. Jika kompetitor mengeluarkan produk baru, maka pabrikan follower ini akan mengikutinya. Hal ini dikaitkan dengan pabrikan besar sayap tunggal, dikatakan demikian fakta yang ada mengatakan demikian, seperti adanya Honda Sonic 150R dengan Suzuki Satria F150, CB150R dengan Vixion, lantas benarkah Honda sebagai pabrikan follower?

Follower dan tidak kita kembalikan kepada pembeli, dan tentunya jawaban dari pihak Honda sendiri mengatakan bahwa AHM tidak 100 persen benar benar mengekor ke pabrikan lain. Dikutip dari detik (19/2) Menurut Direktur Pemasaran AHM, Margono Tanuwijaya, hal itu sebenarnya bukan masalah pabrikan mana yang ‘mengikuti’. Dia menegaskan, AHM tidak 100 persen benar mengekor ke pabrikan lainnya. “Enggak juga. Enggak 100 persen benar seperti itu. Kita tidak berusaha mengikuti. Itu kan masalah timing, masalah prioritas. Soal mana duluan menurut saya sih enggak ada. Itu masalah timing aja.”

yamaha jatim

Presepsi konsumen pasti menuding Honda sebagai follower, lantas produknya selalu menyamai yang lain…namun perlu digaris bawahi bahwa itu semua tidak benar, melainkan masalah timing dan strategi pabrikan semata. Kalau di sosmed semakin banyak followernya makin terkenal, lag kalau pabrikan yang suka follower makin apa dong? 😀 Jangan sampai jadi follower ah, biar pakai kreatifitas masing masing…(cicakkreatip.com)

diagnostic tool

Komentar»

1. putchi - Februari 22, 2016

pertamax kah?

cicakkreatip.com - Februari 22, 2016

loh kok jos sekali 😀

ninja150ss - Februari 22, 2016
Supono Wahyudi - Februari 22, 2016
2. blade-in - Februari 22, 2016

Bikin ISTILAH, bos ini malah sangat kreatif…
Bukan follower, tapi masalah timing wk wk wk ….

3. Kobayogas - Februari 22, 2016

Pabrikan yg jd follower jadi apa? Dalam kasus ini sih malah jadi penguasa MS… Gmn ya?

cicakkreatip.com - Februari 22, 2016

gagaga..setuju sekali 😀

4. Dnf jebluk - Februari 22, 2016

Tidak 100%, cuma 90% saja….

cicakkreatip.com - Februari 22, 2016

hehehehe… nah 😀

5. Cak Akim - Februari 22, 2016
6. Mase - Februari 22, 2016
7. kudo78dk - Februari 22, 2016

follower biar menuasai market…… pemaksimalan brand image namanya
http://78deka.com/2016/02/22/peran-penting-filter-oli-di-mesin-motor-part-2/

8. Ichsan - Februari 22, 2016

Tidak 100% benar, itu berarti 99%-nya benar kalau Honda hanyalah Pabrikan Follower, satu-satunya produk asli karya Pabrikan Honda adalah CS1 yg terbukti gagal produk.

9. ekoandriyan - Februari 22, 2016

kalau kata anak tetangga sih
majalah buat eloh

10. dazz - Februari 22, 2016

Oo..masalah timing..

11. bdt - Februari 22, 2016

kalu dibilang karena timing, nanti ada yg meriang,

padahal dlm strategi itu mesti matang-matang, itu bener,

peranmg it u ngak hanya di fb, tapi di meja bundar juga

ymh itu itu follower di ina, setelah honda dan si zuki,

jadi ymh mesti keliatin jadi first mover u/ mengikuti si honda follower,

12. bdt - Februari 22, 2016

kalu ngak karena timing,

ngak mungkin ahm bisa jungkalken si mio yg jadi first mover dan ko sampai sekarang,

napa ngak dar i awal buat pck lokal?

karena yg perang di medan perang itu si matic low

tree snow - Maret 4, 2016

Yg firstmover motor matic bukannya kymco gan

13. Pam - Februari 23, 2016

Emang knytaanya gitu ko..dr dlu g buat inovasi yg bnr2 baru modelnya…khusunya ahm ya..

14. M16 - Februari 24, 2016

Hhehehe,ya iyalah masalah timing
khan pangsa pasar udaj dibuka sama kompetitor,situ kaga usah cape2 bikin survey lah apalah…sumber daya gede, tinggal benahin aja kekurangan si first mover, jadi deh,,,,ngga kreatif, contohnya ya yg NCB…..dua kali update dalam kurun waktu < 5 tahun, ya bukti telat mikirnya NgoHAem, mesin dibikin overstruklah (pembodohan otomotif : nearly square), bentuk nggak jauh beda sama kompetitor..ehhh new CBR juga meski hiperbolik, tetep aja nyaris mirip R15…hadehhhh, trade merk-nya follower mah satu…ngga punya jati diri
salam copas!



%d blogger menyukai ini: