Cara kerja Teknologi Variable Valve Actuation (VVA) Yamaha Nmax!

yamaha jatim yamaha jatim

cam yamaha nmax11

Penjelasa umum mengenai VVA dan keutungannya kan sudah kita bahas kemarin, lag untuk kali ini giliran cara kerja dari variable Valve Actuation (VVA) sendiri, kayak gimana operasional kerja teknologi VVA ini? monggo disimak baik baik ➡

Penjelasan teknologi VVA Yamaha Nmax beserta Keuntungannya!

instagram cicakkreatip.com moladin

VVA (Variable Valve Actuation) yang diterapkan pada Yamaha Nmax sejatinya merupakan teknologi cam yang difunsikan sebagai pengubah timing, durasi serta lift valve (klep). Keuntungannya apa? keuntungan yang didapat adalah antara torsi dan tenaga mesin yang besar bisa merata di setiap putaran mesin, serta tidak lupa irit bahan bakar.

cam yamaha nmax

Hal ini bisa terjadi karena didalam mekanisme penggerak valve telah mengaplikasi dua profil cam yang berbeda, profil cam tersebut digunakan khusus dikala putaran mesin rendah (low) dan khusus dikala putaran mesin tinggi (high). Dikala putaran mesin rendah, cuma perlu asupan gas yang sedikit, untuk itu durasi, timing, serta livt valve harus dibuat rendah pula, ntuk mewujudkannya maka dibutuhkannya profil cam yang rendah.

Untuk cara kerja dikala putaran mesin rendah (6000 rpm ke bawah) komponen yang bekerja adalah profil cam rendah, karena kondisi tersebut asupan gas yang dibutuhkan cuma sedikit jadi kebutuhan disesuaikan. Berikut alur pergerakannya seperti gambar dibawah ini ➡

In Low Rpm Chamshaft ➡ Intake rocker arm Low RPM ➡ intake valve

cam yamaha nmax2

Sedangkan untuk putaran tinggi-nya, pasti butuh asupan gas yang lebih banyak…maka dari sinilah diperlukan durasi, serta timing dan livt valve yang tinggi pula, tetap…hal ini bisa diwujudkan dengan adanya profil cam yang tinggi. Hal ini bisa dilakukan dengan memfungsikan cam High RPM dengan cara mengunci pergerakan rocker arm Low RPM dengan rocker arm High RMP menjadi satu kesatuan.

Hal ini dilakukan oleh selenoid yang bergerak mendorong pin pengunci, ketika pin penguci bergerak maju, maka antara rocker arm yang bekerja di putaran rendah (low rpm) akan gabung dengan rocker arm yang bekerja di putaran tinggi (rocker arm hig rpm) sehingga pergerakan kedua rocker arm akan menjadi satu, lag berhubung profil cam High yang lebih besar profilnya, maka cam Low sudah tidak berfungsi, jadi pergerakannya mengikuti cam High, berikut alurnya.

In High RPM Camshaft ➡ Senoid mendorong pin pengunci ➡ Rocker arm Hig ➡ Intake valve akan bekerja

cam yamaha nmax3

Cam High akan bekerja di putaran mesin 6000 ke atas, jika kondisi putaran mesin kembali di bawah 6000 rpm maka selenoid akan bergerak kebelakang kembali ke posisi semua, sehingga pin tidak akan mengunci kedua rocker arm, dan kembali yang bekerja adalah cam profil rendah, pasalnya cam profil rendah kerjada di putaran mesin 6000 rpm ke bawah.

Niag…gimana Gan!! udah mudeng opo ora 😀 – monggo dikunya kunya, kalau ada yang perlu dibahas lebih lanjut, monggo diutarakan di kolom komentar, okrek!! – cicakkreatip.com

*) Video cara kerja teknologi VVA (variable valve actuation)

Artikel terkait :

[display-posts offset=”7″]

15 Komentar

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Penjelasan teknologi VVA Yamaha Nmax beserta Keuntungannya! | cicakkreatip.com
  2. Diameter Roda Nmax 13 inci? ada rumuse ternyata…!! | cicakkreatip.com
  3. Yamaha Nmax Livery MotoGP..!! | cicakkreatip.com
  4. Bedanya Yamaha Nmax ABS dan Non ABS terletak disini…!! | cicakkreatip.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*