yamaha jatim yamaha jatim

Mengganti roda umumnya di lakukan dengan kondisi motor terparkir secara sempurna, apalagi roda yang di ganti adalah kendaraan roda empat, hal ini pastinya membutuhkan alat tambahan sebelum menggantinya, misalnya dongkrak. Hal yang menyimpang dari kalimat di atas, orang Arab membuktikan meski mobil tidak dalam kondisi terparkir (berhenti), Dia tetap bisa mengganti roda mobilnya, tidak tanggung tanggung, langsung dua roda sekaligus di gantinya dengan kondisi mobil melaju sangat kencang, BTW gimana caranya mengganti ban tanpa berheni…? lihat videonya di bawah ini, lihay tenan orang ini…. JANGAN di TIRU….!! – cicakkreatip.com

4 KOMENTAR

  1. Menjual Sisir di Komplek Biara Shaolin

    Sebuah perusahaan membuat tes terhadap tiga calon staf penjual barunya.

    Tesnya unik, yaitu: Menjual sisir di komplek Biara Shaolin!

    Tentu saja, ini cukup unik karena para biksu di sana semuanya gundul dan tak butuh sisir.

    Kesulitan ini juga yang membuat calon pertama hanya mampu menjual satu sisir. Itupun karena belas kasihan seorang biksu yang iba melihatnya.

    Tapi, tidak dengαn calon kedua. Ia berhasil menjual 10 sisir, ia tidak menawarkan kepada para biksu, tetapi kepada para turis yang ada di komplek itu, mengingat angin di sana memang besar sehingga sering membuat rambut jadi awut-awutan.

    Lalu bagaimana dengan calon ketiga? Ia berhasil menjual 500 sisir!!!

    Caranya? Ia menemui kepala biara. Ia lalu meyakinkan jika sisir ini bisa jadi souvenir bagus untuk komplek biara tersebut.

    Kepala biara bisa membubuhkan tanda tangan di atas sisir-sisir tersebut dan menjadikannya souvenir para turis. Sang kepala biara pun setuju.

    Apa yang sering orang anggap sebagai penghambat terbesar karier mereka?

    Bukankah banyak orang sering kali menyalahkan keadaan? Dan inilah yang membuat calon pertama gagal.

    Sementara calon kedua, sudah berani berpikir di luar kotak. Namun ia masih terpaku pada fungsi sisir yang hanya sebagai alat merapikan rambut.

    Tapi calon ketiga bukan hanya berani berpikir bahwa sisir bukan hanya alat merapikan rambut, melainkan bisa menjadi souvenir.

    Kita tidak bisa mengatur situasi seperti yang kita kehendaki. Tapi, kita bisa mengerahkan segenap kekuatan kita untuk mencari solusi.

    “Segenap kekuatan” bukan hanya terbatas otot atau semangat, tapi juga pikiran, ilmu, dan kerja keras.

    Pendek kata, kreatifitas otak dan upaya fisik. Itulah potensi dalam diri kita yang dapat dipergunakan…

    Mulai sekarang ayo kita belajar bagaimana jadi penjual sisir yang ketiga.

    Jangan terbelenggu oleh sebuah hambatan, yang penting dilakukan adalah bagaimana kita berpikir dan menemukan solusi mengatasi hambatan itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here