yamaha jatim yamaha jatim

motor injeksi

Bro dan sis semua…kita sambung artikel mengenai perbedaan antara Karburator dengan throttle body kemarin (lihat disini artikelnya…). Nah sekarang menyambung pertanyaan kemarin dulu, kalau karburator fungsinya mengontrol putaran mesin dengan mengatur jumlah perbandingan udara dengan bahan bakar yang mau masuk ke dalam ruang bakar.

Bahan bakar yang berupa campuran udara dengan bahan bakar cair tersebut telah di racik didalam unit karburator itu sendiri tanpa adanya tambahan komponen lain di luar karburator. Sedangkan menurut penjelasan di artikel kemarin (disini..) Throttle body fungsinya hanya sebagai pengatur masuknya udara saja, sedangkan bahan bakarnya di suplay dari komponen yang terpisah, dimana komponen tersebut emang di fungsikan khusus sebagai penyuplay bahan bakar, apa nama komponen tersebut..?

moladin
➡ Gambar pilot jet dan Mainjet  (spuyer) diambil dari sumber i gemmaputra.blogspot.com

Jika karburator, komponen yang menyuplay bahan bakar cair menjadi gas merupakan peran dari komponen kecil yang biasanya disebut dengan spuyer spuyer kecil yang memiliki peran masing masing, spuyer tersebut memiliki lubang lubang kecil yang difungsikan sebagai pencampur udara dengan bahan bakar (Main jet, Pilot jet).

Sedangkan kalau untuk sistem injeksi…bahan bakar dikabutkan oleh komponen yang memiliki nama “Injektor…komponen inilah yang memiliki peranan penting dalam menyuplai bahan bakar kabut ke dalam ruang bakar (lihat gambar di bawah ini).

injector

Injektor merupakan komponen yang tergolong sebagai actuator, atau kalau di badan kita nih (manusia) injekstor merupakan komponen pelaksana, seperti tangan, kaki, mulut dan lain sebagainya. Dalam motor injeksi injektor difungsikan sebagai pengkabut bahan bakar, berapa banyak bahan bakar yang akan di semprotkan, hal tersebut merupakan peran dari ijektor, yang mana kerja dari injector sendiri telah di kendalikan oleh komponen FI yang akrab kita kenal sebagai ECU (engine control unit).

Gimana bro…? udah jelas kan sekarang..? penyuplay bahan bakar antara motor karburator dengan injeksi, ada yang di tanyakan..atau mungkin ada yang mau nambahi..? “Tanya pak Guru…!! Wah mbah bogang lagi nih yang Tanya..! hehehe…

Mbah Bogang : Kalau Karbirator EH karburator  suplay bahan bakarnya kan terjadi di dalam ruang karburator sendiri, dimana…banyak sedikitnya bahan bakar kan tergantung akan tekanan negative atau hisapan dari mesin kan… Nah kalau untuk motor injeksi gimana kang..? banyak sedikitnya bahan bakar yang di semprotkan ke ruang bakar tergantung oleh siapa..?

Nah…sekali lagi pertanyaan mbah bogang yang membuat kepala puyeng hahaha 😀 ada yang bisa jawab pertanyaan dari mbah Bogang..? bagi yang ngerti jawabannya, monggo di jawab di kolom komentar,  bagi yang belum ngerti..monggo juga di jawab sesuai dengan nalar kita masing masing, salah tidak apa apa…toh kita niatnya belajar bersama.  Untuk jawaban kang Majid ssudah ada di artikel selanjutnya (klik disini untuk artikelnya…) 😀  semoga bermanfaat. (cicakkreatip)

 

 

22 KOMENTAR

  1. Mantab masbro, jd tambah tempe #eh tahu…tp klo yg type close loop harusnya kan injector muncratin bbm sesuai sensor, tp kenapa utk modif misal ganti knalfot tetep butuh piggyback buat nambah derasnya bbm, hrsnya klo sdh close loop kan ostosmastis ngatur sendiri ecu-nya…sorry banyak nanya, suwun…:)

    • nah..itu, sebenarnya kalau menurut informasi yang kang Mjaid tahu nih…dalam sistef FI emang yang namanya jumlah bbm yang di kabutkan secara langsung mengikuti hasil pantauan sendor yang ada, namun secara tidak langsung juga perangkat fi juga ada sisi setting, seperti Yamaha, ada namanya setting co, yang mana setiap kali kita nambahi angka co, maka bbm akan di tambah juga suplaynya, dimana informasi yang kang majid tau, setiap 1 angkanya nambahi 0,05 cc..

      tapi..kalau di fikir ya ngak ada guna juga sih kalau ada sensor O2, soalnya dari hasil pantauan O2 sendor yang dipasang di kenalpot juga sudah bisa menentukan bbm yang di suplay kurang apa berlebiha….

      jos komentarnya…sippp mas

      • Nah itu maksud sy masbro, klo sdh ada sensor kenapa hrs utak atik ecu lg (mulai dr nambah co sampe peggymelati), kan harusnya sistem closeloop dgn sensor sdh sotomastis nyesuain debit bbm sesuai analisa ecu dr laporan sensor…mungkin ada penjelasan lbh lanjut..terimakasih..

  2. Kalo menurutku sma di FI. modelnya cuma di FI di tambah sensor MAF dan IAT gunanya untuk mengkakulasi kepadatan udara dan suhunya udara. Yang letaknya sebelum trothel body. Ada juga sensor yang mengkakulasi tekanan udara namanya MAP sensor. Nah itulah sensor yang gunanya untuk mensensor udara agar secara teori campurannya 14,7:1. Sehingga ECU memperintahkan injentor untuk menginjeksikan bbm sesuai dengan udara yang masuk. Sorry kalo salah.. Cuma share ?

  3. Pemahaman saya – injektor bekerja berdasarkan perintah dari sensor kruk as, untuk map berfungsi sebagai ‘penyeimbang’ antara kebutuhan bbm yang masuk ke ruang bakar, berdasar ‘sedotan’ intake manifold, istilah sederhana yang bs mudah dipahami adalah, ibarat kita memutar potensio volume radio, kita putar ke kanan maka suara menjadi keras, begitu sebaliknya, gambaran sederhana kita memutar potensio/kran bahan bakar yang dikeluarkan injektor dengan berpatokan tekanan intake manifold, pada sistem yang setingkat lebih rumit adalah AFR (air flow rasio). Tugasnya sama dengan MAP, hanya saja pengaturan (kran) bbm, diatur oleh udara masuk ke ruang thorthle body/karburator. Meski tanpa sensor oxygen, mesin sudah bs hidup, adanya tambahan sensor sensor seperti co sensor, oxygen sensor dll. ‘Hanya’ digunakan sebagai sarana efisiensi bbm,
    Sedangkan fungsi mbak piggy itu dipakai sebagai penipu pembacaan MAP, untuk mengeluarkan bbm ‘seenak udelnya’ yang memasang. Maap newbie, itu hanya pemikiran sederhana dari saya….

    • Sippzzzzz mantep… Betull Sensor crankshaft berperan prnting, namun perannya enggak lengkap tanpa ada sensor pendukung lain, seperti TPS, Intake air pressure, intake air temperature, oxigen sensor dll

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here