yamaha jatim yamaha jatim

perawatan-motor-matik-sebelum-dibuat-mudik-jangan-lupa-di-cek-yang-ini-juga-yaBro dan sis semua…puasa, yag..habis bulan puasa pasti disambut dengan hari raya idul fitri, nah…ngomongin hari raya nih, para pemirsa semua pastinya ngak ketinggalan dong dengan ritual tahunan yang sangat erat sekali dengan masyarakat kita. Yag…apa lagi kalu bukan acara ritual MUDIK atau kembali ke kampung halaman masing masing.

Siapa diantara pemirsa semua yang mudik menggunakan motor hayo…? nah kalu emang pada menggunakan motor, cicakkreatip.com sedikit wanti wanti kepada sampeyan semua, terutama para pengguna motor matic semua, yang mana sebelum berangkat usahakan menyempatkan untuk memeriksa motor kita, diantaranya oli mesi, kondisi roda, serta  jangan lupa bagian CVT motor juga ikut di periksa ya….

Kenapa hal tersebut harus dilakukan, emang hal ini kebanyakan dianggap sepele sama pemirsa semua, pasalnya bagian CVT nampak luar ok ok saja, namun kalu kita mau membongkar cover CVT maka pasti sampeyan semua akan menjumpai part part yang kudu di waspadai, terutama sebelum motor dibuat untuk perjalanan jarak jauh. Nah…kira kira bagian part CVT apa saja yang kudu diperhatikan …? monggo kita belajar bersama:

annurga motor moladin

perawatan-motor-matik-sebelum-dibuat-mudik-jangan-lupa-di-cek-yang-ini-juga-yaDidalam CVT kalau kita bedah ada yang namanya part V-Belt, dimana V-belt ini terbuat dari material karet dan beberapa kombinasi lainnya yang tugasnya menghubungkan putaran dari mesin menuju ke roda belakang (pengganti rantai…), jangan sampai saat di tengah tengah perjalanan kita mendapati V-Belt motor kita putus, pasti sip soro….lah wong untuk mengganti V-Belt minimal kita harus membuka cover CVT dan hal tersebut membutuhkan beberapa kunci spesial, maka hal tersebut memaksa kita untuk singgah di bengkel resmi, atau….minimal yan kita kudu mencari bengkel umum yang mempunyai peralatan dan sparepart tersebut. Soalnya tidaklah sama seperti penggantian rantai yang bisa dilakukan di bengkel ecek ecek, selain stok sparepart yang tidak semua bengkel kecil ada, peralatannya juga tidak sesederhana dalam penanganan rantai.

Waspadai V-belt anda jika sudah mengalami hal di bawah ini:

20110518vbelt_11. konsisi fisik V-belt yang sudah retak retak, hal ini bisa dilihat dengan melipat V-belt dan melihat alur bagian bawahnya (lihat gambar…)

2. kondisi fikik V-belt yang sudah aus, hal ini bisa dilihat dari kondisi sisi kanan dan kiri dari V-belt itu sendiri. Sisi kanan kiri adalah bagian yang sering bersinggungan, jadi tidaklah heran kalau sisi tersebut mengalami keausan. Kita cek keausan V-belt dengan mengukur lebar sisi V-belt menggunakan alat ukur sketmat (jangka sorong) atau bisa juga pakai alat V-belt Gauge. Kalu emang ngak ada ke dua alat tersebut, jalan alternatifnya adalah membandingkan langsung dengan part yang baru 😀 atau….langsung serahkan saja pada ahlinya, bawa ke BENGKEL bro.

Jika dalam pemeriksaan pemirsa menjumpai wujud V-belt yang retak-retak, dan kondisi sisi V-belt yang sudah aus, maka hendaknya melakukan penggantia, supaya terhindar dari insiden V-belt putus di tengah perjalanan pemirsa semua. *sebagai catatan V-belt pada umumnya penggantiannya sudah ditentukan oleh pabrik per kilometer tertentu, namun meski demikian usia pemakaian V-belt tergantung dari gaya pemakaian/pengoperasian kendaraan yang pemirsa lakukan sehari hari, untuk lebih jelasnya bisa baca buku pedoman servis yang ada, tiap pabrikan biasanya mempunyai standart yang berbeda-beda.

gambarnya bro.. afmmuliajayaracing24.blogspot.com

Setelah V-belt, beberapa part yang bergerak sepertihalnya puly, juga membutuhkan sebuah pelumasan, yang mana pelumasan tersebut bukanlah oli, melainkan sebuah grease, yang harus kita lakukan tiap beberapa kilometer tertentu. Biasanya pemberian grease satu set sama penggantian V-belt sih.

Mengapa hal ini menjadi hal yang kudu kita perhatikan, sudah pasti bro…setiap benda yang berputar, pastilah membutuhkan sebuah pelumasan, yang mana pelumasan tersebut ada yang berbentuk cair (seperti oli) ada yang berbentuk padat (seperti grease ini…) hal tersebut semata mata dilakukan untuk memperkecil gesekan antar pats, dengan secara tidak langsung grease mengisi celah antar part yang ada.

Nah bayangkan, para pemirsa ciptaan tuhan saja kalau bersinggungan, atau..sedang bergesekan antar kulit #UU 😀 ada kalanya pasti butuh pelumasan juga kan 😀 😀 coba bayangkan kalu tidak ada pelumasan, pasti sobek sobek itu 😀 separepartnya maksudnya 😀  (piz guyon alus…)

perawatan-motor-matik-sebelum-dibuat-mudik-jangan-lupa-di-cek-yang-ini-juga-yaNah..terakhir nih, hal ini emang tidak menimbulkan resiko yang begitu besar terhadap safety dalam berkendara, namun pengaruhnya lebih pada performa dan konsumsi BBM pada motor, sudah tau semua itu apa…? Hiyah…itu adalah part yang disebut dengan nama Roller. (lihat gambar di atas..)

Roller pada CVT berfungsi sebagai pengatur besar kecilnya diameter puly, yang mana hal tersebut terjadi karena ada putaran mesin yang membuat roller terlempar keluar, dari situlah roller akan mendorong si pully untuk bergerak, pergerakannya pun otomatis mengubah diameter pully primer dan skunder (depan belakang).

Nag hubungannya sama performen apa? sudah pasti dong kalau rollernya terkikis, pastilah gaya dorong dan terleparnya roller juga mengalami penurunan, hal ini membuat perubahan diameter puly tiap rpm mengalami perubahan, dan pastinya imbasnya performa mesin juga akan berpengaruh pada hal tersebut.

Terus..pada pemakaian BBM apa imbasnya? hem..bukan hanya V-belt yang aus saja yang bisa mengakibatkan konsumsi BBM meningkat, namun kondisi roller yang aus juga bisa membuat meningkatnya konsumsi BBM dari sang motor, pasalnya jika roller mengalami aus, seperti penjelasan barusan, performa mesin akan menurun, nah…dari situlah untuk mengimbangi hal tersebut, untuk menggerakkan rodan belakang, pastilah kita butuh RPM yang lebih tinggi pula, hal tersebut pastilah memicu konsumsi BBM yang besar juga.

Yah….dikunyah dulu penjelasan dan saran dari cicakkreatip.com di atas, jika pemirsa ada pertanyaan atau…tambahan opini yang pemirsa alami secara pribadi, monggo lambaikan suara sampeyan semua di kolom komentar di bawah ini, terimaksih sudah menyimak sampai akhir…dan sampai ketemu lagi 😀 – cicakkreatip.com

Artikel terkait :

[display-posts offset=”7″]

1 KOMENTAR

    • Hehehe sbenarnya bis kalau bentuk dan panjangnya sama. Pri mungkin kekuatannya yang berbeda. Dimana vbelt dinamo amper cuma dibuat untum memutar dinamo saja. Kalu vbel motor dbuat untuk menggerakkan roda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here