yamaha jatim yamaha jatim

naik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-dBro dan sis semua…siapa yang belum pernah naik kereta api hayo….kalau belum pernah sampeyan semua kudu baca artikel kang Majid ini dulu deh, so…beberapa waktu lalu kang Majid sedang testride kereto wesi untuk yang pertama kalinya seumur hidup, supaya dapat memberi gambaran kepada sampeyan semua para pembaca yang belum pernah naik kereta api, maka dengarkanlah sedikit cerita tentang pengalaman pertama kang Majid dalam naik kereta api ini.

Bermula dari beberapa waktu lalu, ketika kalender menunjukkan warna merah beberapa kali di dalam kurun waktu satu minggunya, hal ini tentunya membuat kita para pekerja yang mengikuti aturan pemerintah haruslah off sejenak dari ritual kerja. Wah banyak waktu luang dong..? yupz sudah pasti itu… waktu luang yang ada kala itu kang Majid manfaatin untuk testride kereto wesi, apa itu? Maksud kang Majid adalah kereta api bro, ide ini sebenarnya muncul dari istri sih, yang mana sang istri sama teman teman kerjanya berisiatif untuk naik kereta api, tapi tanpa tujuan pasti sih, melainkan hanya menghabiskan waktu liburan saja. (ada ada saza bro ya hihihi)

Berangkat dari stasiun Sepanjang – Sidoarjo, kang Majid bersama tim rea reo beranjak memulai petualangan, yag…petualangan ngambas alias liburan ala kereto wesi telah kang Majid mulai dengan tujuan ke makam Bungkarno yang bertempat di Blitar. Kereta berangkat tepat pukul 8:42 WIB itu yang tertulis di tiket resminya, dimana tiket kereta api telah dihargai Rp. 5500 per kepala (kategori kelas ekonomi bro).

annurga motor moladin

Ternyata bukan hanya di angkutan udara saja yang bisa delay bro (keterlambatan keberangkatan) melainkan dari jenis angkutan darat yang jalannya bebas hambatan ini ternyata bisa mengalami delay juga, pengalaman pertama naik kereta api yang harus di catat, meski waktu keberangkatan sudah di tentukan (tertulis di tiket), tetapi yang namanya keberangkatan aslinya bisa mudur bro…untung saja cuma jalan jalan, kalau yang memiliki tujuan pasti nih, kang Majid saranin untuk pesan tiket yang memiliki jadwal keberangkatan lebih awal dari jadwal yang sudah kita tentukan, atu…kalau tidak yo sampeyan naik yang kelas express saja deh (meski tiket lebih mahal) tapi lebih tepat waktu 😀

Tepat 30 menitan nungguh sang kereta, akhirnya datang juga, kami semua para rombongan bergegas untuk menuju area berhentinya kereta dengan menempati gerbong sesuai yang tertera di tiket masing masing. Sembari mencari gerbong, tampak luar sih fikiran kang Majid dalam kereta pasti panas nih, tetapi semua itu terjawab ketika kaki pertama melangkah masuk di gerbong. Sreggggg…angin sepoy sepoy menyapa, sejuk sekali bro…setelah mencari dan menempati tempat duduk, sedikit melirik ke atas…weleh weleh ada AC-nya to bro…pantesan adem (dingin). Ekonomi ada AC-nya…lumayan 😀

naik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-dWez…duduk manis di dalam gerbong, setelah beberapa menit kemudian, si kereta mulai memacu roda besinya untuk menggilas rell di bawahnya, yuhuy….mak srek pertama kali naik kereto wesi, dan tentunya sangat mengesankan sekali. Oh iya sembari menikmati pemandangan kanan kiri yang dilewati kereta, kang Majid bingung nih, biasanya di kereta kelas ekonomi kan buanyak orang yang jualan makanan dan cenderung kotor, lah ini kok kinclong dan penjualan makannya di handel oleh petugas kereta api sendiri, jadinya makin tertib nih, mantep juga PT KAI kali ini 😀

naik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-dDalam tiket berangkat jam 08:43 sampai di Blitar jam 13:28 tetapi berhubung kereta yang kang Majid naiki ini mengalami delay dan masuk dalam kategori kelas ekonomi, pastinya kereta tidak langsung ke tempat tujuan, melainkan beberapa menit menyempatkan untuk berhenti di tiap-tiap stasiun, maka wajarlah kalau kang Majid sampai di Blitar tepat pukul 15:47 WIB, Ber….molornya mintak ampu, tapi ngak papa deh, toh niatnya rekreasi… 😀

naik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-dSampai di Blitar, maunya sih ke makam Bungkarno, tapi…berhubung ada kendala delay, dan pembelian tiket PP yang sudah kang Majid beli, hal tersebut kang Majid urungkan deh, yang mana pukul 16.20 kereta jurusan Surabaya akan mendarat, yupz…waktu 30 menit dibuat ke makam dan makan makan + melakukan ibadah tidaklah cukup, maka dari situlah kang Majid putuskan untuk main ke alun alun kota blitar saja, sembari sholat di Masjid agung Blitar.

naik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-dnaik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-dSampai di alun alun, muter muter sedikit dan setelah itu barulah menuju Masjid Agung Blitar yang posisinya berdekatan dengan alun alaun. Langsung ambil air wudhu dan byurrrrr…basuh muka dengan air Blitar suweger poll je 😀 wes sholat dulu rek… 😀

Setelah usai laporan ke gusti Allah, rombongan kembali menuju ke alun alun, sembari menikmati dan berpose di rindangnya pohon besar yang ada di alun alun, kami semua bersuka ria melepas penak, hem…foto foto sudah, laporan ke gusti Allah sudah, kembali deh ke stasiun, dan beberapa menit kemudian kereta arah Surabaya dan sekitarnya telah mendarat, yapz…capcus langsung bergegas naik, hem….bermalam di kereta nih, kali ini kanan kiri gerbong terlihat gelap, yang mana cuma lampu kendaraan atau rumah warga saja yang terlihat kelap kelip.

Dikarenakan tidak adanya kegiatan di dalam kereta nih…bobok sejenak dalam kereta kayaknya uwenak nih, dalam kesibukan di siang hari tadi telah membuat mata ini terbaring dalam sunyinya malam yang menyelimuti kalbu, selamat tidur…hem, tapi setelah beberapa menit terlelap, terdengarlah suara tut…tut…tut…tentu saja membuat mata kang Majid menjadi membuka lebar (cwimm), setelah tengok situasi dalam gerbong serta tengok kanan kiri gerbong ternyata kang Majid sudah sampai di setasiun awal keberangkatan, yupz stasiun Sepanjang.

kala itu waktu setempat menunjukkan pukul 11.30 WIB. Hem…melelahkan perjalanan ini, ya…setidaknya hal ini telah memberi pengalam yang memuaskan bagi kang Majid 😀 Perjalan ke rumah di tempuh dengan naik angkutan umum (bemo) bro…dengan meripat kelap kelip karena ngantuk, setidaknya naik angkutan umum lebih aman jika dibanding bawa kendaraan bermoto sendiri. Hem…sangat melelahkan, we situ saja ceritanya bro…maturnuwon sudah menyimak sampai akhir, tdur dulu ah… Gerrrrrrr –cicakkreatipcom

naik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-d naik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-d naik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-d naik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-d naik-kereta-api-tut-tut-pengalaman-pertama-nih-naik-kereta-api-menuju-persinggahan-bungkarno-blitar-dArtikel terkait :

[display-posts offset=”7″]

 

21 KOMENTAR

  1. mas naiknya KA Rapih Dhoho SGU-BAT-BL. KAlau lokal kayak gini, emang pasti telat. Banyak ketahan silang-susul. Yang paling pagi aja ngalah silang ama KA 42 di Sepanjang (SPJ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here