Pantun Pak Polisi di Traffic light diperuntukkan Bagi Para Bikers Semua…

yamaha jatim yamaha jatim

Gambar

Brosis…angka kecelakan di tanah air lambat tahun bukannya berkurang, melainkan seiring dengan perkembangan volume kendaraan yang bertebaran di jalan, angka kecelakaanpun makin bertambah tiap tahunnya. Untuk itu perlu dilakukannya kerjasama antar bikers dan juga bapak polisi untuk menegakkan dan mengtur tata tertib lalulintas di jalan.

Melihat dari langkah kepolisian di Jawatimur khususnya di kota Surabaya, kang Majid sedikit acungi jempol dua dah, dimana pendekatan dan saling mengingatkan para pengendara khusunya roda dua telah dilakukannya dengan sebuah pantun atau bahasa suroboyoe Parikan. Siapa yang ngak suka membaca tepok jidat hayo…? 😀 semua orang pasti suka membaca, apalagi kalau tulisannya nyeleneh, atau lucu…betul opo ora bro…?

instagram cicakkreatip.com moladin

Coba’ kalau sampeyan berkendara didepan ada truck baknya ada tulisan “ku tungguh jandamu…” atau tulisan dari stiker yang nempel di saparbor belakang motor “mbleyer tak bacok” pasti sampeyan baca tu…lebih jelasnya lagi, bagi orang muslim yang lagi solat ketika didepannya ada jama’ah sedang memakai kaos dari partai “sudah terbukti…coblos brengose…” wkkk pasti dibaca tu… 😀 ( lakyo bro…sholat kok masih sempat sempatnya baca baca…wkkkk 😀 ) nah hal tersebut telah membuktikan bahwa tulisan mempunyai daya tarik mata yang cukup tinggi bro.. 😀

Tulisan cenderung menarik perhatian seseorang, jadi mungkin langkah pemasangan baner di traffic light dengan kata kata parikan/pantun yang mempunyai arti mengingatkan pengandara jalan terlihat sangat cocok sekali, dimana pas terkena lampu merah, selain memperhatikan perubahan lampu menjadi warna hijau, toh mata kita kan suka lirik kanan kiri…(lirik cewek maksute.. 😀 ) nah jika dikasih baner di depan mata dengan parikan + gambar cewek cuwantik ngak katokan lagi wkkk 😀 , walhasil sangat menarik untuk dilihat dan dibaca baner tersebut (seperti gambar dibawah ini…)

Gambar

Intinya kata kata yang dipasang pak polisi tersebut selain unik, artinya juga bisa kita masukkan dalam hati…wkkkk 😀 lah dimana enggak parikannya sungguh mempunyai arti dalam kita melibas jalanan…so dari itu semua, saat mulai ngegas lagi, pasti lebih berhati hati hati kita…sesuai wanti wanti yang ada di baner  (gbr. diatas 😀 )

Hem…upaya ini juga bisa memperkecil akan angka kecelakaan yang ada, so…thanks pak polis Jatim…eh iya…usul kang Majid, kalau bisa parikan tersebut dikasih di LCD dan sifatnya permanen bukan baner, supaya para pengguna jalan bisa selalu membaca dan selalu sadar akan rambu rambu lalulintas yang ada 😀

Yawes…sekian dari kang Majid…apakah hal semacam ini ada dikota sampeyan…?

Artikel terkait :

[display-posts offset=”7″]

33 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*