YMJET FI dengan ISC …!? Mengupas Tentang Setingan Langsam Pada Teknologi YMJET FI Yamaha…

yamaha jatim yamaha jatim
isc
wujud idle speed control (ISC)

Yang namanya injeksi beh.…teknologi yang satu ini sekarang jadi primadonanya kendaraan roda dua, dimana enggak…? lah sekarang ini para pabrikan mainannya Injeksi semua je…semua orang dibisikin akan keunggulan motor yang berbasic injeksi, hem…apa ngak klepar kleper  kepincut orang orang, hem jadinya pada beli motor injeksi  dah heheh 😀

Sedikit kang Majid akan bergaul dengan motor injeksi Yamaha, dimana pada injeksi Yamaha ada beberapa teknologi yang cukup menggugah selera kang majid dalam menulis, apakah itu…? Monggo…ayo disimak bareng bareng.

Image

instagram cicakkreatip.com moladin

Dalam golongan motor injeksi Yamaha, kang Majid mendengar akan teknologi injeksi  yang dijuluki dengan YMJET FI, dimana jenis tersebut lebih dominan digunakan pada motor matic yang mengandung unsur  performen dan ekonomis.  Berhubung motor kang Majid YMJET FI juga 😀 , setidaknya kang Majid sudah tau akan bentuk exsotis akan jeroan motor tersebut (exsotis…?  wkwkwkw… 😀 ).

Menurut buku tatang sutarman…:D biasanya dalam mengatur rpm mesin pastinya bisa dilakukan dengan cara manual, yakni dengan memutar pilot air screw (setingan udara) dengan memutar ke arah kiri & kanan, dengan mencari bunyi atau raungan mesin yang tertinggi, hal semacam ini lebih tepatnya penyetelan yang dilakukan pada motor  jenis karburator .

Nah jika motor injeksi apakah sama bro…? Kang Majid bilang hampir hampir sama untuk perlakuannya, dimana dalam sistem injeksi tepatnya komponen yang di sebut dengan throttle body (pengganti karbu) juga dilengkapi dengan screw pengatur rpm mesin, dengan fungsi  mengatur  banyak sedikit jumlah udara yang masuk kedalam ruang bakar.

Pernyataan di atas membuat kang Majid berfikir untuk yang kedua kalinya, apa itu…? Kang Majid punya pertanyaan, dalam teknologi YMJET FI yang terdapat pada motor Yamaha, kira kira throttle body-nya sama ngak seperti injeksi Yamaha lainnya…? Apakah punya pilot screw (pengatur rpm) atau tidak? hayo punya ngak je…? Yang sudah tau dibantu ya kang Majid…!!! prok prok prok…  😀

Rasa itu seketika menerpa dalam umbun umbun kang majid yang tak di tumbuhi rambut sehelaipun,  hemm bahasamu jeeee… 😀 , daripada penasaran, capcus…ayo kita lihat ke TKP langsung…s7 bro…? kalu setuju, monggo disiapin seperangkat alat sholat kunci-kunci yang dibutuhkan  😀

Image
posisi idle speed control (ISC)

Bongkar terusss motornya sampai ajurrrrr….wkwkwkwk 😀 , setelah ketemu dengan komponen throttle body, kang Majid langsung mencari pilot screw (setingan udara), nah dalam unit throttle body motor injeksi jenis YMJET FI tersebut,  kang Majid ngak menemukan yang namanya setingan udara…kok ngak ada yo…? Dibolak balik throttle boy-nya sampai matang…kok ngak ada juga yo…?

Harus cari tau nih… Tanya ke mbah goggle ah… 😀 setelah browsing sing sing sampai pusing…akhirnya  kang Majid menemukan jawabannya, jebule nama dan bentuknya saja yang beda bro…bukan pilot screw, tetapi ISC bro…yupz ISC (idling speed control) lihat gambar diatas.

Idle Speed Control (ISC) adalah pengganti wujud dari pilot screw, untuk kerjanya bisa dikatakan sama seperti pilot screw…kalau pilot screw kerjanya secara manual dengan mengandalkan tangan kita secara langsung (putar kekanan dan kekiri pakai obeng min), sedangkan kalau ISC kerjanya (berputar ke kanan dan kekiri) berlangsung secara otomatis, dengan pergerakan yang mengikuti perintah daripada otak motor injeksi “Engine Control Unit”(ECU). Jika yang penasaran, monggo dilihat gambar detail ISC dibawah ini :

Image
gambar detail posisi aktual ISC pada kendaraan

Telusur demi telusur sekalilagi, dengan membandingkan throttle body motor injeksi yang dimiliki oleh motor Yamaha, ternyata yang menggunakan perangkat ISC cuma injeksi dengan embel embel YMJET FI saja, dan cenderung teknologi ini lebih diterapkan pada motor matic.

38 Komentar

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. TEKNOLOGI YMJET FI YAMAHA | yamahajhonpay
  2. Kunjungan Blog Luar Negeri Nempel di Postingan Lawas Kang Majid… |

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*