Monorel : Surabaya Akan Segera Hadir Angkutan Berbasis Monorel…

yamaha jatim yamaha jatim

Surabaya – Bro dan sis…seiring dengan populasi pendduduk yang lambat tahun makin meningkat dengan diimbangi pemakaian kendaraan pribadi yang membludak maka sudah pasti kondisi lalulitas di jalan raya makain tambah besar, kuota penampung jalan raya sudah pastinya juga ikut besar, lah kalau cara mengatasinya dengan tiaptahun ada pelebaran badan jalan, ngak tau deh tahun 2020 kondisi jalan raya selebar apa heheh 😀

Salah satu trobosan yang tepat telah terdengar, dimana tidak hanaya Ibukota Jakarta saja yang akan menggunakan angkutan umum berbasis monorel tersebut, tetapi kota Pahlawan Surabaya juga rencananya akan membangun monorel di sepanjang kota tersebut.

instagram cicakkreatip.com moladin

Hal ini dinyatakan oleh Tri Rismaharini selaku Walikota Surabaya saat  lokakarya transportasi perkotaan yang bertempat di kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional,

“Surabaya akan membangun angkutan publik monorel sepanjang 23 km untuk daerah perbatasan”

Selain monorel, rencananya angkutan jenis tram juga akan diadakan. Dalam transportasi monorel dan trem tersebut diharapkan bisa menghubungkan antara Surabaya kawasan utara – selatan, barat dan timur.

Image

Untuk jalur Surabaya timur dan barat akan menggunakan transportasi jenis monorel, dengan kawasan Kenjeran menjadi titik penghujung pada koridor timur, sedangkan titik koridor barat berlokasi di kawasan Made.

Kawasan Surabaya utara dan selatan, berangkat dan pulang akan menggunakan trem, dengan koridor utara berada di area Tanjung Perak dan koridor selatan berada di Wonokromo. Untuk jalur trem sendiri titik ujung pemberhentiannya sama, tetapi untuk jalaur yang melewati kota telah dibagi menjadi dua jalur. Seperti yang diungkap oleh Badan perencanaan dan Pembangunan Kota “Bapekko”,

Pulang selepas Tanjung Perak akan melintasi dari Jalan Rajawali – Veteran – Pahlawan – Kramat Gantung – Gemblong – Tunjungan – Basuki Rachmat – Gubernur Suryo – Panglima Sudirman – Urip Sumoharjo – Raya Darmo – Wonokromo. Sedangkan Keberangkatan, selepas Tanjung Perak akan melewati Jalan Indrapura – Kebon Rojo – Bubutan – Blauran – Embong Malang – Basuki Rachmat – Urip Sumoharjo – Raya Darmo – Wonokromo.

Ya..mudah mudahan proyeknya bisa berjalan dengan mulus…tanpa adanya embel embel korups…biar masyarakat sekitar bisa merasakan akan transportasi tersebut…bener ngak bro.. 😀

Cicak kreatip I Abd. Majid

Artikel terkait :

[display-posts offset=”7″]

17 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*