Pengertian Motor 2 Tak… (10 )

yamaha jatim yamaha jatim

Gambar                                                           sumber foto statik.tempo.co

Bro dan sis semuanya…akhirnya kita bertemu lagi di forum edukasi yang kangbro lakukan ini, hemmm mungkin pertemuan kali ini  sekaligus sebagai pembahasan awal dari habisnya materi mengenai sumber daya energi yang kita bahas kemarin, dimana penjelasannya seklumit mengenai dasar-dasar terhadap suatu yang berkaitan dengan motor bakar.

Nah untuk materi lanjutannya kali ini akan lebih mengarah pada sisiprinsip kerjanya, dimana setidaknya basic pengetahuan sudah kita peroleh pada pembahasan materi sebelumnya, yakni sistem sumber daya energi lalau.

instagram cicakkreatip.com moladin

Sebelumnya seperti yang kangbro cetuskan di artikel mengenai sumber daya energi, dimana motor bakar sampai sekarang ini tuntuk eknologinya terdapat dua macam, dimana biasanya kita menyebutnya motor 2tak dan motor 4tak, dimana dari dua jenis tersebut sama sama menghasilkan tenaga untuk menggerakkan roda, tetapi yang berbeda adalah cara memperoleh tenaganya tersebut. Disetiap motor agar bisa menghasilkan tenaga, maka 1 siklus kerja harus dilengkapi, dimana siklus tersebut terdiri dari 4 item, yaki langka hisab, kompresi, usaha dan buang.

Untuk tipe motor 2tak agar bisa menyelesaikan satu siklus membutuhkan 2x gerakan piston (1x naik dan 1x turu) serta diimbangi dengan 1x putaran poros engkol. Sedangkan untuk motor 4tak, konsepnya lebih banyak kerja yang dilakukan jika dibandingkan dengan motor 2tak, dimana untuk menyelesaikan 1 siklusnya motor 4tak membutuhkan 4x gerakan piston (2x naik dan 2x turun) dengan diimbangi 2x putaran poros engkol.

Dari rangkaian penyelesaian 1 siklus kerja  tersebut, setidaknya  telah terlihat dari segi karakter tenaga yang diusung dari dua tipe engine tersesebut, nah kemarin kita kan bahasnya cuma sekilas saja mengenai motor 2tak dan 4tak, dimana penjelesannya sepertihalnya yang dijelaskan di atas tadi. Nah untuk pertemuan kali ini tugas kita  sekarang adalah mendalami dari kedua konsep yang diusung oleh 2 tipe engine tersebut.

Yaweslah, bro….biasanya kalau ada sesuatu yang melibatkan akan sebuah usul mengusul dalam sebuah forum, maka biasanya seringkali yang tua akan diberikan sebuah kehormatan untuk berkomentar, nah sama sepertihalnya pada pembahasan kali ini, yakni yang tua didahulukan…. Maksudnya bro..? yo ngaklain lagi dari motor 2tak dan 4tak yang pertama kali kita bahas adalah motor 2tak, jadi pada kesempatan kali ini jenis motor bakar yang kita bahas adalah tipe 2tak dulu.

Bro mungkin ya..kalau akhir akhir ini terliaht volume motor 2tak dijalan raya semakin berkurang, terutama diperkotaan, dimana semua itu dipengaruhi akan konsumsi bahan bakar yang dianut motor tersebut yang kurang efisien, selain itu dalam kendaraan bermotor sekarang ini  harus mencakup standard emisi gas buang, yang sekarang ini marak digembor gemborkan oleh pemerintah…

Emang ada sih beberapa kendaraan 2tak yang masih seliweran, tetapi itupun kendaraan yang sangat special pada jamannya, contohnya Yamaha RX-King. Nah jadi dari faktor itulah mungkin teknologi 2tak cuma sedikit kita bahas disini, so kita lebih fokus ke motor 4tak nantinya. Eiiits tetapi ngak boleh pesimis yo, so meskipun teknologi lama, kita kudu tau loh… toh ini kan mbahnya motor bakar..hehehe 😀 , jangan sampai ngak kenal, entar malah ngak lulus loh kalau ulangan mengenai sejara teknologi motor 2tak, heheheh  😀

Yawes monggo kita ulas bareng bareng, dikatakan motor 2tak, dimana kata tak sendiri bisa kita artikan sebagai langkah. 2tak berarti dua langkah, lah langka apa itu…yojelas toh bro, langkae piston…. Motor 2tak motor yang memiliki 2 langkah piston tetapi dapat menyelesaikan 1 siklus kerja, dimana setiap 1 siklus terdiri dari 4 item.

Lah bro 2langkah piston kok dapat menyelesaikan 4 item…kok bisa yo..? jawabannya bisa bisa saja bro, so motor ini kerjanya terjadi pada dua tempat, yakni terdapat diatas piston dan dibawah piston, dimana diatas piston terjadi langkah kompresi ke dua (kompresi skunder) dan langkah usaha, sedangkan dibawah piston (ruang crank case) terjadi langkah pemasukan dan kompresi awal (kompresi primer), owww gitu to….

Nah pastoh…? dengan 2 gerakan piston maka dapat menyelesaikan 1 siklus kerja, yakni 4 item…hemmmm gimana bro, mudeng ngak entem…???

Ok lah kalu belum mudeng, ni kangbro kasih gambaran mengenai cara kerjanya, monggo disimak yo.. 😀

GambarSaa piston menuju ke atas (dari TMB menuju TMA), dari pergerakan tersebut, maka terjadilah kevakuman didalam ruang crank case (ruang dibawah piston), akibat terjadinya tekanan negativ tersebut, maka campuran udara dengan bahan bakar dari karburator akan tertarik masuk kedalam crank case. Hal ini dinamakn dengan langkah pemasukan.

Gambar

Piston bergerak turun (dari TMA menuju TMB), dimana pergerakan piston tersebut telah mempersempit ruangan yang ada di crank case, sehingga udara dan bahan bakar yang sudah masuk tadi mengalami penekanan, hal ini disebut dengan kompresi  primer / kompresi awal.

GambarSeiring pergerakan piston yang semakin turu ke bawah (TMA), maka terbukalah lubang saluran yang terhubung dengan ruangan krank case, dimana tadi bahan bakar dengan udara sudah masuk di ruangan tersebut, lah sekarang lubannya dibuka oleh piston, hemm lansung saja campuran udara dan bahan bakar akan memasuki ruang bakar, nah langkah ini  disebut dengan langkah transfer.

GambarSetelah piston mentok dari TMB maka piston akan kembali lagi menuju TMA, dimana pergerakan ini bertujuan untuk mengkompresi campuran bahan bakar yang sudah masuk dalam ruang bakar tersebut, langkah ini disebut dengan kompresi ke dua (secondary compression). Sebelum piston mentok berada di TMA, busi telah memercikkan bunga api, akibatnya bahan bakar yang sudah di tekan tadi mengalami pembakaran… Lah dari hasil pembakaran tersebut maka crank shaft/poros engkol akan perputar untuk menggerakkan roda. Dimana sebelumnya putaran akan direduksi oleh kopling, serta gigi transmisi.

GambarSetelah langkah pembakaran, pastinya  terdapat gas yang harus dibuang, dimana gas tersebut akan keluar dari silinder menuju mufler seiring dengan pergerakan piston menuju ke TMB tadi, dimana saat perjalan piston menuju TMB, lubang exhous akan terbuka..tdan keluarlah gas sisa pembakaran tersebut.

Nah bro.. itulah sedikit gambaran mengenai motor 2 tak, sebelumnya monggo dicermati dan dipahami dulu…next pembahasan selanjutnya menanti anda jika sudah paham, akan ulasan yang kita lakukan hari ini….

Sekian dari kangbro yo… Bagi yang kurang jelas monggo ditanyakan, atau bagi suhu-suhu enginers lainnya yang merasa penjelasan ini kurang, mohon ditambai.

baca pembahasan selanjutnya.. I baca pembahasan sebelumnya

By. Abd. MAjid I Anak bangsa yang peduli akan kecerdasan bangsa.

11 Komentar

    • hehehe.. kalau setau kangbro untuk masalah suara dari motor dipengarui oleh bentuk atau struktur dari muffler tersebut, dengan mengingat fungsi muffler adalah sebagai peredam suara hasil ledakan / pembakaran yang terjadi di ruang bakar. tetapi setelah makin berkembangnya teknologi, muffler juga dapat difungsikan untuk menambah tenaga, hal ini ditemukan ketika masih jamannya motor 2tak sekitar tahun 1950 an, dimana jerman menemukan hal semacam ini, biasanya muffler tersebut disebut dengan muffler racing. yangmana kalau dilihat bagian muffler pas ditengah tengahnya terlihat gendut.

      Nah kalau untuk motor 4 tak beda lagi, so sistemnya dalam pengaturan bahan bakar lebih tertata, dan bentuk dari pengacakan gelombang suara didalam mafflernya juga berbeda.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*