Blade Injeksi 125cc… apa yang menjadi factor di upgrade-nya motor ini…!!!

yamaha jatim yamaha jatim

Gambar

Bro&sis semua… kendaraan roda dua buatan pabrikan Honda indonesia ini mungkin akhir-akhir ini menjadi buming dikalangan masyarakat, mungkin salah satunya yakni akibat isu yang mengatakan bahwa motor yang diklaim sebagai motor bebek racing dan sporty dikelas 110cc ini akan beranjak naik kelas menjadi 125cc dengan tambahan upgrade pada sistem suplay bahan bakarnya menjadi sistem FI ( Fuel Injection ).

Sempet kangbro baca pada beberapa tulisan dari mbah-mbahnya bloger tanah air ( IWB ) yang menjelaskan akan isu motor tersebut, antara lain yang menjadi perhatian cukup menarik dimata kangbro adalah mengenai  ikut sangkut pautnya Honda blade pada ajang indoprix… begini tulisannya yang kangbro baca pada selah-selah artikel blognya kang IWB

instagram cicakkreatip.com moladin

memang secara pasar ataupun ajang Indoprix, Blade-lah yang mendapat tekanan lumayan kencang dari kompetitor lewat JupiterZ1. Mungkin mereka berharap, dengan hadirnya K47A alias Blade 125 FI…..JupiterZ1 akan terlihat overprice.

Gambar

Mungkin kangbro sedikit pertegas lagi akan pernyataan pada artikel-nya kang IWB tersebut…untuk penjelasan dari bro IWB tersebut bisa kita artikan bahwa secara tidak lansung Blade 125cc dibuat untuk mematahkan kejayaan Yamaha Jupiter Z1 pada ajang Indoprix.  Soalnya kita sudah tau sendiri toh, pada ajang  atau kompetisi yang biasanya kita sebut dengan Indoprix selama ini masih sepenuhnya dipegang oleh pabrikan garpu tala dengan senjata ampuhnya yakni Yamaha Jupiter Z1.

Sebenarnya kalau kita mau ngelihat kebelakang mungkin pernyataan tersebut secara tidak lansung sudah pernah dilontarkan oleh pak Anggono Iriawan ( selaku  Manager Safety Riding dan Motorsport AHM. ) Pada penjelasan yang terpampang jelas pada situs otosport.co.id . monggo dikaji dari pernyataan yang sempet di lontarkan oleh pak Anggono Iriawan ini…

Ketentuan baru dalam HRC di antaranya adakah regulasi One Make Fuel, Honda Blade yang bisa di Bore Up sampai 125 cc, Autograph Session dan proses interview pembalap usai balapan. Semua regulasi ini dirumuskan untuk membuat ajang balap ini jadi lebih menarik dan seru.
 
“Pemberlakuan sistem One Make Fuel, sebenarnya akan kami berlakukan sejak tahun lalu. Tapi ternyata baru tahun ini baru bisa diaplikasikan. Dari sisi teknis sih, Pertamax Plus juga sudah bisa maksimal di gunakan di motor balap. Juga sekaligus menjadi ajang kerja sama untuk saling menguntungkan,” ujar Anggono Iriawan, Manager Safety Riding dan Motorsport AHM.

Ketentuan kedua adalah Honda Blade yang bisa di bore up sampai 125 cc.  Tapi bukan berarti Honda Supra X 125 cc, takkan dipakai lagi lho ya. Malah tim Astra Racing Motor masih setia menggunakan tipe motor yang basisnya memang sudah berada di SupraX 125 cc.
 “Sebenarnya alokasi regulasi baru yaitu penggunaan Honda Blade juga untuk kelas 125 cc alias MP1, demi membuat kompetisi semakin menarik. Lagi pula hal ini kami anggap bisa memudahkan tim untuk melakukan setting, yaitu hanya menggunakan 1 jenis motor saja,” imbuhnya.

Mungkin betul tidaknya analisa kanbro kali ini setikdaknya dapat menjadi sedikit alasan kenapa bebek racing buatan Honda ini kok tiba-tiba di upgarade menjadi 125cc, dengan mengaplikasi teknologi engine berbasic sistem Injeksi… Nah kira kira kalau bener motor ini buat tandemnya Yamaha Jupiter Z1 di ajang Indoprix, kira kira pabrikan garpu tala sudah mempersiapkan strategi penagkis motor Blade 125cc tersebut atau belum yo…!!!??  ( cicak kreatip.com… )

58 Komentar

  1. herannya,, klo supra x helm in diferensiasinya jelas karena lebih mengutamakan fungsional dgn bagasi ekstra luas,, tapi gimana dgn supra x 125 yg bukan helm in ?? secara desain blade yg sekarang jauh lebih keren dibanding supra,, apa ga saling makan ya..

  2. kayaknya beda pangsa pasar antara blade dengan supra. Supra ditinjau dari bentuk dan mesinnya lebih ke arah komuter harian, tapi bentuknya elegan sedikit nge-race. Tapi blade, kayaknya akan memilih remaja untuk pangsa pasarnya, dengan kerakter mesin semi-racing, mudah2an pake mesinnya CS1. Kemudian mungkin AHM akan mengganti tampang dan mesin CS1 menjadi Super CS1 150cc, bermesin CB150R, untuk menghabisi NVL, FU dan JMX.

  3. Kalo cuma di injexi,jelas imag masih kuatan z1,na kalo di naikkan cc..mungkin akn bisa ngeganggu/beda cerita,ahm liat celah yg tepat ..tergantung fakta di lapangan nanti,kita tunggu bro..kencang mana..hehehe

  4. sudah pasti supraX125 baik yg biasa maupun yg helm-in akan terbunuh
    Helm-in , sampai saat ini kurang laku , bentuknya secara body jug mirip Blade , apalagi New Blade berubah 125cc maka hasilnya helm-in bisa tewas
    utk yg suprax125 yg biasa jelas kalah tenaga , mana mau dilirik

  5. Kalo aku jelas pilih Blade. Yg 110 aja suara n tarikan mantap, terlebih bila ada 125 cc. Kebetulan juga sudah BOSAN dg tampilan SUPRA-X125, yg cuma gitu2 aja.

  6. Supra 125 model lawas mungkin di pateni secara bertahap.jelas saja honda lebih untung dengan memakai mesin 125 pada blade,yang pertama karena injeksi jadi iritnya setara blade 110.juga karena part part nantinya pasti yang di pake part part yang sudah ada.bisa jadi pistonnya pake CS1 atau supra 125.kruk juga begitu,dll.jadi lebih hemat biaya produksi dan harga akan kmpetitif, harga akan beti lah di banding Z1. Ini jelas saja keuntungan besar HONDA.kalo honda bikin blade 115 cc,berarti biaya lebih besar,karena betul betul di mulai dari nol,dan nantinya pasti akan operpress.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*